Minggu, 26 Juli 2026

Eko Purdjianto Akui Keunggulan Port FC, PSMS Fokus Benahi Tim Hadapi Persebaya

PSMS Langsung Alihkan Fokus ke Persebaya Pasca Kalah 0-2 dari Port FC
Sukri - Minggu, 26 Juli 2026 19:00 WIB
Eko Purdjianto Akui Keunggulan Port FC, PSMS Fokus Benahi Tim Hadapi Persebaya
istimewa
PSMS Medan harus mengakui keunggulan Port FC di laga perdana Piala Presiden Elite 2026. (Foto: official_psmsmedan/Instagram)

Kitakininews.co.id - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memilih tidak larut dalam kekecewaan setelah timnya kalah 0-2 dari Port FC pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) sore WIB. Menghadapi juara bertahan turnamen, Eko menilai hasil tersebut menjadi pelajaran berharga untuk membenahi tim sebelum kompetisi Liga 2 bergulir.

Baca Juga:

Port FC memastikan kemenangan lewat gol Shimura Noboru pada menit ke-16 dan Al Sabhi Isham pada menit ke-53. Wakil Thailand itu bahkan nyaris memperbesar keunggulan, namun tendangan penalti Ruan Ribeiro pada menit ke-75 gagal berbuah gol.

Usai pertandingan, Eko membuka pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi kepada suporter PSMS yang tetap memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

"Yang pertama apresiasi buat suporter PSMS, alhamdulillah. Lawan pertama dengan tim juara tahun lalu. Dan ini sangat berharga sekali buat kita. Pertandingan pertama di pre-season, di turnamen yang luar biasa," kata Eko dalam konferensi pers.

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu mengakui Port FC tampil lebih baik dan pantas meraih kemenangan. Namun, ia menilai pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya.

"Yang pasti ke depannya kita evaluasi. Kita akui keunggulan Port FC. Kita akan berbenah untuk pertandingan kedua," ujarnya.

Eko menegaskan fokus PSMS kini langsung tertuju pada laga berikutnya melawan Persebaya Surabaya. Menurutnya, tim pelatih akan mengevaluasi komposisi pemain dan strategi agar tampil lebih kompetitif. Pertandingan PSMS menghadapi tuan rumah Persebaya digelar Rabu (29/7/2026) pukul 19.30 WIB.

"Tadi saya katakan kita berbenah untuk match kedua lawan Persebaya. Kita tahu Persebaya juga klub kuat, apalagi main di home.

Kita juga ada beberapa pemain yang perlu kita mainkan. Yang pasti pertandingan kedua nanti kita akan menampilkan komposisi pemain terbaik yang ada sekarang untuk menghadapi Persebaya," tegasnya.

Bek asing PSMS Medan, Angelo Meneses, juga menilai pertandingan melawan Port FC menjadi pengalaman berharga. Meski hasilnya tidak sesuai harapan, pemain asal Portugal itu menyebut, PSMS juga bermain cukup baik.

"Port memiliki pemain-pemain yang bagus, tapi kami mencoba bertarung dengan mereka, Saya rasa ada ruang yang kita mainkan dengan baik. Jadi kita ambil pelajaran untuk ke depan, ini pramusim, saya rasa ini berjalan baik, kami perlu melanjutkan untuk (persiapan) Liga 2" katanya saat mendampingi Eko Purdjianto.

Menurut Angelo, bermain di Stadion Gelora Bung Tomo dengan atmosfer ribuan suporter merupakan pengalaman yang diinginkan setiap pesepak bola profesional.

"Tentu saja Persebaya adalah tim yang sangat bagus dengan dukungan suporter yang sangat besar. Namun bagi kami, selalu menjadi sebuah kehormatan bisa datang dan bermain di Surabaya. Kotanya bagus, stadionnya bagus, timnya juga sangat kuat, begitu juga fasilitasnya. Sebagai pemain, inilah suasana yang selalu kami inginkan," ujarnya.

Angelo menilai pertandingan menghadapi klub-klub besar justru akan membantu perkembangan permainan PSMS menjelang Liga 2.

"Bermain di stadion yang penuh suporter dan menghadapi tim-tim yang sangat bagus adalah pengalaman yang membuat kami berkembang. Saya yakin pertandingan nanti akan berlangsung menarik di stadion yang luar biasa dengan dukungan banyak suporter," katanya.

PSMS Medan harus mengakui keunggulan Port FC yang mampu mencetak dua gol ke gawang tim sepakbola kebanggaan Sumatera Utara itu.

Port FC langsung mengambil kendali permainan sejak peluit kick-off dibunyikan. Tim besutan Sarawut Treephan tampil dominan dengan penguasaan bola yang rapi dan tekanan tinggi sehingga PSMS Medan lebih banyak bertahan. Keunggulan wakil Thailand itu akhirnya lahir pada menit ke-16 melalui Shimura Noboru yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal satu gol, PSMS berusaha keluar dari tekanan dengan mengandalkan serangan balik cepat dari kedua sisi lapangan. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir masih belum maksimal untuk menembus rapatnya pertahanan Port FC.

Memasuki babak kedua, Port FC kembali meningkatkan intensitas permainan dan berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-53 lewat gol Al Sabhi Isham. Gol tersebut membuat tim asal Thailand semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan.

Port FC sebenarnya berpeluang menutup laga dengan kemenangan lebih besar setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke-75. Namun, eksekusi penyerang asal Brasil, Ruan Ribeiro, gagal berbuah gol sehingga skor tetap 2-0 hingga pertandingan usai.

Kegagalan penalti itu membuat PSMS terhindar dari kekalahan yang lebih telak, meski secara keseluruhan Port FC tampil lebih efektif dan layak mengamankan kemenangan pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Port FC Tundukkan PSMS Medan, Ayam Kinantan Gagal Buka PIala Presiden dengan Raihan Poin

Port FC Tundukkan PSMS Medan, Ayam Kinantan Gagal Buka PIala Presiden dengan Raihan Poin

Angelo Meneses Yakin PSMS Medan Mampu Bersaing dengan Port FC

Angelo Meneses Yakin PSMS Medan Mampu Bersaing dengan Port FC

Eko Purdjianto Optimistis, PSMS Medan Siap Tantang Juara Bertahan Port FC

Eko Purdjianto Optimistis, PSMS Medan Siap Tantang Juara Bertahan Port FC

PSMS Medan Langsung Tantang Juara Bertahan Port FC Thailand

PSMS Medan Langsung Tantang Juara Bertahan Port FC Thailand

Pelatih Nasional M. Basri Wafat, Ini Deretan Prestasi Sang Legenda Timnas Indonesia

Pelatih Nasional M. Basri Wafat, Ini Deretan Prestasi Sang Legenda Timnas Indonesia

Pelatih Nasional M Basri Tutup Usia, Tinggalkan Warisan Besar untuk Timnas dan Klub Nasional

Pelatih Nasional M Basri Tutup Usia, Tinggalkan Warisan Besar untuk Timnas dan Klub Nasional

Komentar
Berita Terbaru