Arman Tsarukyan Dipaksa Hadapi Mauricio Ruffy, Peluang Rebut Gelar UFC Terancam
Kitakininews.co.id - Harapan Arman Tsarukyan untuk akhirnya mendapatkan kesempatan bertarung memperebutkan sabuk juara kelas ringan UFC kembali harus tertunda. Alih-alih langsung menantang juara bertahan Justin Gaethje, petarung asal Armenia itu justru dipastikan menghadapi rising star asal Brasil, Mauricio Ruffy, dalam laga pendamping utama (co-main event) UFC 331.
Baca Juga:
Pengumuman tersebut disampaikan UFC pada Kamis (6/8/2026) WIB bersamaan dengan perilisan susunan resmi kartu pertandingan UFC 331 yang akan digelar di Crypto.com Arena, Los Angeles, Amerika Serikat, pada Sabtu, 19 September waktu setempat atau Minggu (20/9/2026) dini hari WIB. Pertarungan Tsarukyan kontra Ruffy dijadwalkan berlangsung lima ronde, sebuah durasi yang umumnya diperuntukkan bagi laga utama atau calon penantang gelar.
Keputusan UFC cukup mengejutkan. Dalam beberapa bulan terakhir, Tsarukyan terus disebut sebagai penantang paling layak di divisi kelas ringan. Namun, alih-alih mendapat kesempatan menghadapi Gaethje, ia kembali dipaksa mempertaruhkan posisinya melawan petarung yang tengah menanjak.
Tsarukyan Pertaruhkan Status Penantang Gelar
Rekor Tsarukyan berbicara banyak. Petarung berusia 29 tahun itu mengoleksi 23 kemenangan dan tiga kekalahan (23-3-0), termasuk lima kemenangan beruntun di UFC.
Dalam laju impresif tersebut, Tsarukyan berhasil mengalahkan sejumlah nama elite seperti Charles Oliveira, Beneil Dariush, dan Dan Hooker. Ia juga tetap menjaga aktivitas bertanding dengan tampil di ajang gulat Real American Freestyle (RAF) demi mempertahankan kondisi kompetitifnya.
Meski memiliki resume yang lebih mentereng dibanding sebagian besar penghuni divisi ringan, UFC belum juga memberinya kesempatan bertarung memperebutkan sabuk juara.
Kini, satu kesalahan saja bisa membuat perjuangannya menuju perebutan gelar kembali mundur. Kemenangan atas Ruffy hampir pasti akan semakin memperkuat klaim Tsarukyan sebagai penantang utama. Sebaliknya, jika kalah, posisinya di puncak antrean perebutan gelar berpotensi direbut petarung lain.
Mauricio Ruffy Datang Tanpa Beban
Di sisi lain, Mauricio Ruffy melihat laga ini sebagai peluang emas untuk melompat langsung ke papan atas divisi.
Petarung berusia 29 tahun itu membawa rekor profesional **14 kemenangan dan dua kekalahan (14-2-0) serta sedang menikmati dua kemenangan beruntun** di UFC.
Anggota tim Fighting Nerds tersebut mencuri perhatian setelah tampil spektakuler dalam dua penampilan terakhirnya. Ia sukses menghentikan Michael Chandler lewat knockout pada UFC Freedom 250, setelah sebelumnya mengalahkan Rafael Fiziev dalam penampilan yang juga mengesankan. Tak heran jika namanya kini disebut sebagai salah satu striker paling berbahaya di divisi kelas ringan.
Sesaat setelah pertarungan diumumkan, Ruffy menunjukkan rasa percaya diri tinggi. Menurutnya, kemenangan atas Tsarukyan akan langsung mengantarkannya ke perebutan sabuk juara.
"Memenangkan pertarungan ini membawa kami langsung ke perebutan gelar. Saya tidak merasakan tekanan sama sekali. Saya akan mengejar knockout dan tidak ingin meninggalkan oktagon tanpa hasil itu," ujar Ruffy melalui Instagram Stories.
Jalan Tsarukyan Menuju Gelar Semakin Sulit
Bagi Tsarukyan, menerima pertarungan melawan Ruffy merupakan keputusan berisiko tinggi. Sebagai petarung yang sudah lama berada di posisi teratas divisi ringan, ia sebenarnya memiliki alasan kuat untuk langsung mendapat kesempatan menghadapi juara. Namun UFC memilih jalur berbeda dengan mempertemukannya melawan salah satu prospek paling berbahaya.
Jika menang, Tsarukyan hampir dipastikan tidak lagi bisa diabaikan dalam perebutan gelar. Namun jika tumbang, peluang yang selama ini dibangunnya lewat lima kemenangan beruntun berpotensi sirna, sementara Ruffy akan melesat menjadi kandidat utama penantang sabuk kelas ringan.
Situasi inilah yang membuat duel tersebut dipandang sebagai salah satu pertarungan paling menentukan di divisi ringan tahun ini.
Co-Main Event Sarat Gengsi
Pertarungan Tsarukyan kontra Ruffy akan menjadi partai pendamping utama UFC 331 yang dipastikan berlangsung selama lima ronde.
Sementara itu, laga utama akan mempertemukan juara kelas terbang Joshua Van dengan mantan juara Alexandre Pantoja dalam duel ulang perebutan gelar.
Dengan dua pertarungan berlevel elite tersebut, UFC 331 diprediksi menjadi salah satu kartu pertandingan paling bergengsi sepanjang 2026. Khusus di divisi ringan, seluruh perhatian akan tertuju pada Tsarukyan dan Ruffy karena hasil duel ini diyakini bakal menentukan siapa yang menjadi penantang berikutnya untuk memperebutkan sabuk juara UFC.
Usman Nurmagomedov Isyaratkan Keinginannya Pindah ke UFC
Islam Makhachev Beberkan Alasan di Balik Tekadnya Habisi Ian Garry di UFC 330
Masa Depan Usman Nurmagomedov Terkuak, Khabib Janjikan Kabar Besar Bulan Depan
Usman Nurmagomedov Hancurkan Archie Colgan, Jagoan Dagestan 7 Kali Pertahankan Gelar
Islam Makhachev Siap Kejar Ian Machado Garry: Dia Sering Berlari, Saya Akan Menangkapnya