Kamis, 27 Agustus 2026

Prancis Disebut Larang Wasit Berikan Rehat untuk Pemain Buka Puasa, Pelanggar Disanksi

- Sabtu, 01 April 2023 19:50 WIB
Prancis Disebut Larang Wasit Berikan Rehat untuk Pemain Buka Puasa, Pelanggar Disanksi

Kitakini.news – Berbeda dengan Liga Inggris, Federasi Sepakbola Prancis (FFF) melarang jeda sejenak untuk pemain bisa buka puasa selama Ramadan ini. Larangan tersebut disampaikan mengatasnamakan netralitas pada pelaksanaan sepakbola.

Baca Juga:

Pada email yang dikirim ke pejabat sepak bola Prancis, Komisi Wasit Federal (CFA) FFF telah melarang "interupsi" pertandingan apa pun untuk memungkinkan pesepakbola Muslim berbuka puasa, dengan mengatakan bahwa "interupsi ini tidak menghormati ketentuan Statuta FFF. ”

Federasi dan badan-badannya "mempertahankan nilai-nilai dasar Republik Prancis dan harus menerapkan cara untuk mencegah diskriminasi atau pelanggaran martabat seseorang karena ... keyakinan politik dan agama mereka," kata email tersebut melansir Morocco World News, Sabtu (01/04/2023).

Surat tersebut juga menekankan bahwa FFF melarang "penampilan afiliasi politik, ideologis, agama, atau serikat dagang” selama pertandingan.

“Lapangan sepak bola, stadion, gimnasium, bukanlah tempat ekspresi politik atau agama, melainkan tempat netralitas di mana nilai-nilai olahraga, seperti kesetaraan, persaudaraan, ketidakberpihakan, belajar menghormati wasit, diri sendiri, dan orang lain , harus menang, ”tambah email itu.

Bahkan, FFF mengultimatum, ketidakpatuhan untuk mematuhi instruksi ini akan membuat pelanggar dikenakan “proses disipliner dan/atau pidana.” Email diakhiri dengan menyerukan kepada semua pejabat sepak bola untuk memastikan bahwa ketentuan ini dihormati.

FFF telah menerima kritik luas atas keputusannya, dengan banyak yang turun ke media sosial untuk mengecam pemecatan federasi atas kewajiban agama dan kesejahteraan fisik pemain Muslim.

“Federasi sepak bola Prancis sekali lagi menunjukkan ketidakmampuannya. Beberapa negara telah menyiapkan pengaturan nyata untuk menghormati umat beragama, ada banyak ruang untuk melakukan hal seminimal mungkin,” kata seorang yang berkomentar di Twitter.

Banyak yang membandingkan pendekatan berbeda Prancis dan Inggris dalam hal pertandingan sepak bola yang berlangsung selama bulan suci Ramadan. Awal bulan ini, Liga Premier (liga sepak bola papan atas Inggris) dan Kejuaraan Liga Sepak Bola Inggris (EFL) mendesak wasit untuk menghentikan sementara pertandingan agar pemain Muslim dapat berbuka puasa.

"Ofisial pertandingan sekarang telah diberikan panduan dari badan wasit untuk memungkinkan jeda alami dalam permainan dan memungkinkan pemain untuk berbuka puasa dengan mengonsumsi cairan atau gel energi atau suplemen," lapor Sky Sports News.

Sebelum adanya keputusan FFF untuk tidak menghentikan pertandingan bagi umat Islam untuk berbuka puasa, timnas Prancis telah mengimbau para pemain Muslimnya untuk menunda puasa hingga akhir pertandingan Ramadhan Les Bleus.

“Staf Prancis tidak akan memaksa siapa pun untuk tidak mengikuti keyakinan mereka, tetapi staf Les Bleus tetap memberikan rekomendasi dengan harapan para pemain memilih untuk menunda puasa selama lima hari selama pertandingan Ramadhan tim,” outlet olahraga Prancis L'Equipe dilaporkan.

Penggemar sepak bola, terutama Muslim, mengungkapkan ketidakpuasan mereka dengan "rekomendasi" tim Prancis, menggambarkannya sebagai tidak masuk akal dan tidak dapat diterima.

“Ramadhan tidak berjalan seperti itu, sayang sekali FFF,” kata seorang pengguna Twitter.

Seperti diketahui, Selama Ramadan, Muslim dewasa yang berbadan sehat diharuskan untuk tidak makan dan minum dari subuh hingga senja. Selain usia (anak-anak dan orang tua), keadaan yang mengecualikan umat Islam dari puasa selama bulan suci antara lain sakit dan perjalanan jauh.

Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bupati Deliserdang Buka Gebyar Olahraga Diikuti 22 Kecamatan

Bupati Deliserdang Buka Gebyar Olahraga Diikuti 22 Kecamatan

Minum Air Kelapa Muda Bisa Jaga Berat Badan dan Redakan Mabuk Alkohol; Ini khasiat Lainnya

Minum Air Kelapa Muda Bisa Jaga Berat Badan dan Redakan Mabuk Alkohol; Ini khasiat Lainnya

Kembali ke Arena Pacuan Kuda, Manda Cello: Berencana untuk Ikut Tanding

Kembali ke Arena Pacuan Kuda, Manda Cello: Berencana untuk Ikut Tanding

Rico Waas Optimis Stadion Teladan Medan Siap Jadi Venue Potsial AFF Cup 2026

Rico Waas Optimis Stadion Teladan Medan Siap Jadi Venue Potsial AFF Cup 2026

Bangun 20 Gedung Baru dan Kapolri Beri Penghargaan Pada Kapolda Sumut

Bangun 20 Gedung Baru dan Kapolri Beri Penghargaan Pada Kapolda Sumut

Pansus PAD DPRD Medan Kebut Optimalisasi Rettribusi Fasilitas Olahraga dan Ruang Publik

Pansus PAD DPRD Medan Kebut Optimalisasi Rettribusi Fasilitas Olahraga dan Ruang Publik

Komentar
Berita Terbaru