Punya Cucu Bermarga Lubis, Tora Sudiro Mau Dipanggil Bab
Melansir berbagai sumber, Senin (23/6/2025), cucu Tora dan Mieke lahir dari rahim Nabila, anak mereka. Sang cucu lahir selamat dan sehat. Begitu pula dengan kondisi Nabila, sehat.
Baca Juga:
Tidak seperti kakek-kakek kebanyakan, Tora pun ingin dipanggil "Bab" oleh sang cucu.
"Kalau biasanya kan keluarga manggilnya Bab ya, fans juga manggil Bab belakangan, jadi kayaknya pengin dipanggil Bab deh biar gampang," ungkap Tora.
Sebagai informasi, anak Tora yang bernama Azzahra Nabila Sudiro menikah dengan Muhammad Ivan Lubis berlangsung pada Minggu, 25 Agustus 2024.
Artinya, cucu Tora akan memakai marga Lubis mengikuti sang ayah. Sang bayi kemudian diberi nama Kanoadria Adenang Lubis.
"Dia dari kecil sudah jadi pejabat, peranakan Jawa-Batak," ujar Tora sambil berseloroh.
Soal sebutan "Bab" tadi, Tora ternyata sudah membicarakan kepada anak dan menantunya, Ivan. Mereka pun menerima dengan senang jika Tora ingin dipanggil dengan sebutan itu.
"Siapa tahu kan lebih cepat manggil Bab daripada bapak," katanya seraya tertawa.
Nabila melahirkan anak pertama pada Sabtu, 21 Juni 2025. Ia melahirkan anak pertama lewat proses persalinan caesar.
"Alhamdulillah ibu dan anaknya sehat, dia beratnya itu 3,80 kilogram dan panjangnya 48 cm," tutur Muhammad Ivan Lubis.
Kabar ini pertama kali dibagikan Tora, Mieke dan keluarganya lewat Instagram miliknya. Mereka langsung menuliskan nama anggota keluarga barunya itu.
"21 Juni 2025.. Penantian selama 9 bulan ini akhirnya datang juga.. Air mata haru bahagia benar terasa sekali hari ini. Alhamdulillah. Welcome to the world, baby Noa! We love you from the very first moment..," jelas Mieke Amalia dalam Instagram miliknya.
Inspektorat Nias Selatan Bantah Ratusan Dumas Terabaikan, Sebut LHP Telah Diterbitkan
Badan Anggaran DPRD Kota Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD dan Inovasi QRESTO
Bapenda Medan Perkuat Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Lindungi Pekerja
Medan Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah, Rico Waas Perkenalkan QRESTO di Jakarta
Restorative Justice Kasus KDRT di Kejari Medan , Roberto Jadi Tersangka Kasus Pengancaman di Aceh