Kamis, 27 Agustus 2026

Dapat 150 Juta dari YouTube, UAS Langsung Ditagih Petugas Pajak

Fitri - Rabu, 27 Agustus 2025 20:07 WIB
Dapat 150 Juta dari YouTube, UAS Langsung Ditagih Petugas Pajak
ig@ustadzabdulsomad_official
Ustadz Abdul Somad (UAS)
Kitakini.news - Ustaz Abdul Somad (UAS) mendadak ditagih petugas pajak terkait pendapatannya sebesar Rp150 juta.

Tak pelak, hal itu mengejutkannya. Pasalnya, UAS adalah sosok yang taat pajak.

Baca Juga:

Melansir berbagai sumber, Rabu (27/7/2025), hal tersebut UAS sampaikan langsung pada jamaahnya dalam sebuah ceramah belum lama ini

"Saya datang, saya taat pajak, orang bijak taat pajak. Saya datang sebagai warga negara Indonesia yang baik," ucap UAS.

Ceritanya, UAS ditagih bayar pajak oleh kepala petugas karena mendengar sang ustaz memiliki penghasilan RP150 juta dari YouTube miliknya.

Mendapat taguahan itu, pria bermarga Batubara ini pun menjelaskan tidak pernah menikmati uang itu.

"Bapak cek ke mana duit itu mengalir dari YouTube? Tidak ada seperak pun ke rekening saya. Langsung beli beras, beli minyak, beli kompor, dan beli semuanya," tegas UAS.

Dengan kata lain, UAS memang menggunakan uang dari penghasilan YouTube itu untuk bersedekah kepada orang yang membutuhkan.

Pun UAS bisa memberikan pernyataan tegas tersebut karena merasa dirinya tidak memakan uang pendapatan YouTube yang ditagih pajaknya oleh petugas.

Menurut UAS hal itu sama saja sebagai sebuah fitnah yang harus dilawan ketika tudingan itu tidak benar.

"Ketika kita difitnah, dianiaya jangan diam, nanti fitnah merajalela dan jadi dosa orang. Kita musti jelaskan setelah kita jelaskan orang tetap fitnah kita, itu kita nggak salah lagi," terang UAS.

Lucunya, pada momen itu, UAS malah berbalik menceramahi petugas pajak agar mereka banyak melakukan sedekah.

"Saya justru minta kepada pegawai-pegawai pajak bersedekahlah kalian di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala, karena kalian menghitung, dan mengumpulkan uang. Kalau kalian tidak bisa bersedekah, zalim, aniaya, neraka jahanam tempat kalian," beber UAS.

Namun, UAS menambahkan bahwa kala menyampaikan pesan itu tidak menggebu-gebu, ia memberikan saran itu dengan nada yang lebih lembut.

"Cuma ngomongnya nggak sekeras itu, kalau kalian tidak bersedekah kalian masuk neraka jahanam," bebernya dengan nada lemah lembut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan

QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan

Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius

Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius

PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak

PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak

Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital

Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital

Badan Anggaran DPRD Kota Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD dan Inovasi QRESTO

Badan Anggaran DPRD Kota Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD dan Inovasi QRESTO

Bapenda Medan Perkuat Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Lindungi Pekerja

Bapenda Medan Perkuat Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Lindungi Pekerja

Komentar
Berita Terbaru