Denada Kecewa dengan Kasus Ressa, Pengacara: Penggugat Bikin Gaduh
Melansir berbagai sumber, Minggu (1/2/2026), pengacara Denada menyebut sang penyanyi mengambil langkah tutup mulut demi menghormati proses hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Baca Juga:
"Memang dalam mediasi saya mengutamakan untuk masa tenang gitu," ungkap Muhammad Iqbal, pengacara Denada.
Artinya, selama masa mediasi, Denada berharap suasana tenang agar kedua belah pihak bisa saling introspeksi diri tanpa tekanan.
"Kepenginnya para pihak ini introspeksi diri, terus timbul inisiatif untuk saling berkomunikasi sehingga ketemu titik damainya," tambah Iqbal.
Nyatanya, niat Denada itu bak bertepuk sebelah tangan. Pihak Denada kecewa karena saat mereka berusaha menahan diri, pihak penggugat justru aktif muncul untuk membeberkan detail permasalahan menurut versi mereka.
"Kok penggugat ini malah membuat gaduh yang saya pikir ya, podcast ke mana-mana, ngomong gini, gini, gini, ya tidak sesuai faktalah. Sehingga ya akhirnya ya gini, mediasi juga gagal," beber Iqbal.
Dengan kata lain, Iqbal menekankan masa mediasi seharusnya menjadi momen untuk mencapai titik temu.
"Jangan membuat gaduh di podcast, di medsos apa semua, ya seharusnya ya jangan. Makanya pihak Mbak Denada ini ndak keluar statement apa pun," tegasnya.
Sebagai informasi, gugatan Ressa Rizky Rosano kepada Denada masih berjalan di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Sebelumnya, Iqbal sudah menegaskan, kalau selama ini Denada bukan sekadar mengakui sebagai anak, tapi membiayai dan memfasilitasi Ressa.
"Makanya pihak Mbak Denada ini ndak keluar statement apa pun kemarin pada saat masa-masa mediasi. Tujuannya itu ke arah sana," katanya.
Artinya, masalah yang terjadi dalam keluarga ini bukan sekadar mengakui atau tidak Ressa sebagai anak.
"Mas Ressa ini bukan sekadar diakui atau gimana ya sebagai anak ya, bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Namun, kok tiba-tiba ada gugatan ini, ya juga aneh," ungkapnya.
Pun, Iqbal menegaskan kalau fasilitas yang didapat Ressa bukan cuma dari Denada, tapi juga mendiang Emilia Contessa
"Bukan hanya sekadar mengakui (Ressa anak), dibiayai, disekolahkan, dikasih kasih sayang. Ya karena jaraknya jauh mungkin gak setiap hari kan, hanya gitu aja kok. Fasilitas juga dikasih," pungkas kuasa hukum Denada itu.
Hamil di Usia 43 Tahun, Audy Alami Keguguran
Gisel Ogah Jadi Orang Tua Kaku, Pilih Jadi Bestie Gempi
Selamat! Irish Bella Hamil Anak Pertama dari Haldy Sabri
Anak Ikut Ayah Syuting Film, Paula Verhoeven: Pendidikan Jangan Ditinggali Ya
Haru dan Ceria, 120 Anak Berkebutuhan Khusus di Aceh Tamiang Rayakan Hari Anak Nasional 2026