Kenangan Puasa di Amerika, Terry Putri Harus Tempuh 70 Km untuk Tarawih
Melansir berbagai sumber, Minggu (15/2/2026), Terry Putri mengungkapkan salah satu tantangan terberat puasa adalah sulitnya menemukan makanan halal.
Baca Juga:
"Cari halal saja susah ya, benar-benar harus berjuang. Kalau di negara sendiri kan luas banget," kata Terry Putri.
Selain makanan halal, Terry Putri juga mengalami susahnya akses ke masjid. Dia harus menempuh perjalanan antarkota hanya untuk melaksanakan salat tarawih.
"Kalau mau Tarawih saja mesti antarkota, karena satu state (negara bagian) itu cuma ada satu masjid," tuturnya.
"Jadi mesti sekitar 60 km atau 70 km. Tapi di sana Tarawihnya satu juz per hari, imamnya orang Iran," tambah sosok yang top sebagai presenter olahraga itu.
Sebagai informasi, di Amerika, Terry Putri sempat bekerja sebagai kurir makanan.
Nah, pekerjaan itu tentu menjadi tantangan lain saat berpuasa. Ia harus menahan godaan aroma masakan.
Pun, Terry Putri dituntut sangat selektif memilih pesanan agar tak mengantar makanan non-halal.
"Karena kan lagi puasa, takutnya enggak berkah kalau nganter babi," cetusnya.
Itulah sebab, tahun ini, Terry Putri mengaku sangat bersyukur bisa kembali merasakan suasana puasa di Indonesia.
"Banyak banget bedanya," pungkas Terry Putri.
Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027
Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330
Abdul El-Sayed Menangi Pemilu Senat Michigan, Berpeluang jadi Muslim Pertama Anggota Senat AS
Rilis Rhythm Inside, Marthin Siahaan Mantap di Panggung Amerika
Prancis Siap Hentikan Ambisi Spanyol Menuju Partai Akhir, La Roja tak Gentar