Broken Strings Difilmkan, Aurelie Moeremans: Bukan hanya karena Hype
Melansir berbagai sumber, Rabu (25/3/2026), kabar terbaru ini disampaikan langsung oleh Aurelie Moeremans melalui Instagramnya.
Baca Juga:
"Setelah banyak banget pertimbangan, dan meeting sama berbagai production house serta sutradara, akhirnya aku memutuskan untuk membawa Broken Strings ke layar film," kata Aurelie.
Aurelie menegaskan bahwa keputusannya tidak didasarkan pada potensi viral atau keuntungan semata.
Ia secara tegas menyampaikan bahwa hal tersebut bukan prioritas utama dalam proyek ini.
"Ini bukan keputusan yang aku ambil karena siapa yang paling menjanjikan viral, atau siapa yang berani bayar paling besar," lanjut Aurelie.
Pun, dalam menentukan pihak yang akan terlibat, Aurelie mengaku mengandalkan perasaan dan kecocokan visi.
Ia ingin bekerja sama dengan tim yang benar-benar memahami ceritanya.
"Aku memilih berdasarkan feeling aku, siapa yang benar-benar peduli dengan ceritaku, yang mau menyampaikan pesan ini dengan jujur, dengan hati, bukan hanya karena hype," tambahnya
Sebagai informasi, Broken Strings mengangkat kisah pribadi Aurelie yang pernah mengalami child grooming saat remaja.
Melalui adaptasi film ini, Aurelie berharap isu tersebut dapat menjangkau lebih banyak orang.
Ia ingin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya child grooming.
Selain itu, Aurelie juga berharap kisah ini bisa memberikan kekuatan bagi para korban.
Dengan begitu, mereka dapat merasa tidak sendirian dalam menghadapi pengalaman serupa.
Iko Uwais Jadi Juri Jackie Chan International Action Film Week 2026 di China
Debut Jadi Sutradara Film, Reza Arap Apresiasi Semua Pemain Harusnya Horror
Main Film Dan Bandung, Nugie Sebut Musik Jadi Pemersatu
Feby Febiola Main Film Lagi, Percaya Nasib akan Lebih Baik
Denny Sumargo Botaki Rambut Demi Peran, Tidak Suka Pakai Bald Cap