Rabu, 19 Agustus 2026

Jadi Korban Pemalsuan Tanda Tangan, Amanda Manopo Datangi Polisi

Fitri - Jumat, 26 Juni 2026 20:07 WIB
Jadi Korban Pemalsuan Tanda Tangan, Amanda Manopo Datangi Polisi
ig@amandamanopo
Amanda Manopo
Kitakini.news - Ibu baru, Amanda Manopo, mendatangi kantor polisi. Aktris ini ingin melaporkan orang yang memalsukan tanda tangannya.

Melansir berbagai sumber, Jumay (26/6/2026), Amanda Manopo menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan tidak sendirian. Dia didampingi oleh suaminya, Kenny Austin, serta kuasa hukumnya, Sandy Arifin.

Baca Juga:

"Kalau untuk ngelakuinnya itu sudah mau hampir dua tahun. Baru bergerak aja sayanya karena kan kemarin posisinya saya lagi hamil," ujar Amanda Manopo.

"Terus sekarang saya sudah melahirkan, saya nggak mau nanti anak saya kenapa-napa di dalam kandungan," tambahnya.

Kedatangan Amanda Manopo ke kantor polisi bertujuan untuk melakukan konsultasi hukum terkait masalah yang tengah menimpanya.

Sandy Arifin menjelaskan kehadiran kliennya di Polres Metro Jakarta Selatan masih dalam tahap awal.

Pihaknya baru ingin mendiskusikan beberapa poin hukum sebelum mengambil langkah resmi berupa laporan polisi.

Salah satu poin utama yang dikonsultasikan adalah mengenai dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen.

"Baru mau konsultasi, jadi baru mau konsultasi terkait adanya dugaan pemalsuan tanda tangan, tapi kami tidak menyampaikan sekarang karena mau konsul dulu," jelas Sandy Arifin.

"Nanti kalau sudah fix datanya, surat-suratnya, baru kita sampaikan," tambahnya.

Permasalahan yang dihadapi Amanda Manopo ternyata tidak hanya terbatas pada dugaan pemalsuan tanda tangan.

Sandy Arifin mengungkapkan ada rentetan masalah lain yang turut merugikan kliennya, mulai dari urusan pekerjaan hingga masalah pribadi yang menyangkut reputasi di mata publik.

"Selain pekerjaan juga ada pencemaran nama baik ya sedikit, ada laporan keuangan yang mungkin belum jelas, itu aja sih," lanjut Sandy Arifin.

Terkait siapa pihak yang diduga melakukan tindakan tersebut, Amanda Manopo masih enggan membeberkan identitasnya.

Sandy Arifin menegaskan penentuan siapa yang akan dilaporkan baru akan diputuskan setelah proses diskusi dengan pihak kepolisian selesai dilakukan dan bukti-bukti terkumpul secara lengkap.

"Kita lagi mau diskusi," tegas Sandy Arifin.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Gelar Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lokasi Karhutla Pelalawan

Polisi Gelar Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lokasi Karhutla Pelalawan

Driver Taksi Online Tewas di Kebun Tebu, Tubuh Penuh Luka dan Mobil Raib

Driver Taksi Online Tewas di Kebun Tebu, Tubuh Penuh Luka dan Mobil Raib

Berbagi Kepada Sesama, Begini Aksi Jajaran Satresnarkoba Polres Tapsel

Berbagi Kepada Sesama, Begini Aksi Jajaran Satresnarkoba Polres Tapsel

Sali Irsalina Lapor Kekasih ke Polisi, Diduga karena Penganiayaan

Sali Irsalina Lapor Kekasih ke Polisi, Diduga karena Penganiayaan

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

UU Polri Berubah, Whisnu Hermawan Ingatkan Personel soal Integritas dan Pengawasan

UU Polri Berubah, Whisnu Hermawan Ingatkan Personel soal Integritas dan Pengawasan

Komentar
Berita Terbaru