Selasa, 20 Oktober 2026

Lelang Perdana di Jepang, Ikan Tuna Dihargai Rp54,5 miliar

Fitri - Senin, 05 Januari 2026 21:35 WIB
Lelang Perdana di Jepang, Ikan Tuna Dihargai Rp54,5 miliar
freepik.com
Ilustrasi, kepala tuna
Kitakini.news - Jepang melakukan lelang ikan tuna perdana pada 2026. Hasilnya? Seekor tuna sirip biru seberat 243 kilogram pun laku seharga 510,3 juta yen.

Melansir berbagai sumber, Senin (5/1/2026) tuna seharga 510,3 juta yen itu jika dirupiahkan senilai 54,5 miliar dengan asumsi kurs satu yen sama dengan Rp106,87.

Baca Juga:

"Tuna pertama tahun ini membawa keberuntungan," kata Presiden Kiyomura Corp, Kiyoshi Kimura.

Tuna tersebut dibeli oleh salah satu operator sushi sebagai upaya agar pelanggan terkesan dan simbol pembawa keberuntungan pada tahun baru ini.

"Kami berharap sebanyak mungkin orang dapat menikmatinya dan merasa bersemangat," tambahnya.

Sebagai informasi, lelang ikan tuna di pasar Toyosu dimulai pukul 5.10 pagi waktu setempat dengan menghadirkan berbagai macam jenis ikan tuna.

Prosesi lelang berjalan meriah bahkan mampu menarik banyak wisatawan asing untuk menyaksikan acara tahunan itu.

Ikan tuna tersebut kemudian dipotong di kantor pusat Sushizanmai di Tsukiji dan didistribusikan ke restoran-restoran di seluruh Jepang.

Menariknya, tuna tersebut tidak akan dibanderol dengan harga selangit melainkan dengan harga normal.

Langkah mengeluarkan dana yang besar dalam lelang ikan tuna ini memang dikenal sebagai upaya untuk menarik keberuntungan.

Pun, kesempatan bagi restoran untuk memasarkan dan mempromosikan kembali restorannya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kuasa Hukum BPT Bantah Kapolres Jakpus: Pengembalian Uang Tak Otomatis Hapus Pidana Pencurian

Kuasa Hukum BPT Bantah Kapolres Jakpus: Pengembalian Uang Tak Otomatis Hapus Pidana Pencurian

Sembilan Fellow Ashoka Hadir di ST Bhinneka Medan, Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan

Sembilan Fellow Ashoka Hadir di ST Bhinneka Medan, Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan

Peduli Pendidikan, Kapolres Tapteng  Kunjungi Pondok Tahfiz Amniyah Huffazh

Peduli Pendidikan, Kapolres Tapteng Kunjungi Pondok Tahfiz Amniyah Huffazh

Sofyan Tan Ungkap Peran Ashoka Melawan Kemiskinan dan Diskriminasi

Sofyan Tan Ungkap Peran Ashoka Melawan Kemiskinan dan Diskriminasi

Prancis Rusuh Akibat Warga Kecewa Dengan Pemerintah

Prancis Rusuh Akibat Warga Kecewa Dengan Pemerintah

Kasus Dugaan Penculikan Anak di Nias Selatan, Kuasa Hukum: Korban Ditemukan Tak Hapus Unsur Pidana

Kasus Dugaan Penculikan Anak di Nias Selatan, Kuasa Hukum: Korban Ditemukan Tak Hapus Unsur Pidana

Komentar
Berita Terbaru