Banjir Rendam Ribuan Rumah dan Masjid, Warga Terpaksa Sholat Tarawih Ditempat Seadanya
Banjir dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter lebih telah menggenangi wilayah ini selama empat hari. Desa Pulau Payung di Kecamatan Kampar Utara menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak. Air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga masjid, sehingga aktivitas ibadah seperti sholat tarawih harus dipindahkan ke rumah tetangga yang lebih tinggi.
Baca Juga:
Warga berusaha menyelamatkan perabotan rumah tangga dengan memindahkannya ke bagian rumah yang lebih tinggi. Namun, banyak yang terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga untuk menghindari genangan air yang semakin parah.
Banjir juga merendam jalan penghubung antar desa, membuat warga terisolir. Untuk beraktivitas, warga harus menyewa perahu guna menyeberangi jalan yang tergenang. Kondisi ini semakin mempersulit akses bantuan dan evakuasi.
Hingga saat ini, warga masih menunggu bantuan dari pemerintah, seperti perahu karet, posko pengungsian, dan dapur umum yang sangat dibutuhkan. Warga juga membutuhkan sembako dan makanan untuk sahur dan berbuka puasa selama masa darurat ini.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan membantu proses evakuasi dan memberikan bantuan logistik. Selain itu, mereka membutuhkan dukungan untuk memulihkan kondisi pasca-banjir, terutama dalam menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan dan tempat tinggal sementara.
Banjir di Kabupaten Kampar telah menyebabkan ribuan rumah dan fasilitas umum terendam, termasuk masjid yang menjadi tempat ibadah warga. Dengan kondisi yang semakin sulit, bantuan dari pemerintah dan pihak terkait sangat dinantikan untuk meringankan beban warga yang terdampak. Semoga upaya penanganan dan evakuasi dapat segera dilakukan agar warga bisa kembali beraktivitas dengan normal.
Polisi Gelar Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lokasi Karhutla Pelalawan
Terima Penghargaan, Bobby Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak
Banjir Terjang Padang, Tiga Kecamatan Terdampak, Evakuasi Terus Berlangsung
Dugaan Korupsi Jembatan Air Hitam Rp31,6 M, Polda Riau Geledah Dinas PUPR Rokan Hilir
7 Kilogram Sabu Dikubur di Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus Tiga Tersangka