Rabu, 28 Oktober 2026

Wali Kota Medan Instruksikan Kepling Ajak 25 Warga Ikut BPJamsostek

Siti Amelia - Rabu, 14 Mei 2025 18:00 WIB
Wali Kota Medan Instruksikan Kepling Ajak 25 Warga Ikut BPJamsostek
kominfo medan
Foto bersama Wali Kota Medan saat peluncuran Program Perlindungan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam Medan, Rabu (14/5/2025).

Kitakini.news - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengeluarkan instruksi kepada seluruh kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan untuk mengajak 25 warga di setiap lingkungan agar berpartisipasi dalam program perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek).

Baca Juga:

Langkah ini diambil untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial, serta memperluas jangkauan manfaat program tersebut.

Instruksi tersebut disampaikan oleh Wali Kota Medan saat peluncuran Program Perlindungan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam Medan, Rabu (14/5/2025).

Dalam acara tersebut, Rico Waas menekankan pentingnya peran camat, lurah, dan kepling dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program ini.

"Kami menargetkan setiap kepling untuk merekrut 25 orang warganya menjadi peserta program perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Rico Waas.

Peluncuran program ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Rico Waas, didampingi oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan, Jefri Iswanto, Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdako Medan, HM Sofyan, Kadis Ketenagakerjaan, Illyan Chandra Simbolon, dan Kabag Tata Pemerintahan, Andrew Fransiska Ayu.

Rico Waas juga memberikan tenggat waktu hingga akhir bulan bagi para kepling untuk melaksanakan instruksi tersebut.

"Kami menunggu laporan dari camat dan lurah hingga akhir bulan ini, dengan target progres minimal 75 persen. Jika menunjukkan performa yang baik, akan ada reward yang diberikan," tambahnya.

Lebih lanjut, Rico Waas menjelaskan bahwa instruksi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja informal dan kelompok rentan.

"Kita bukan robot yang bisa di-restart. Kita manusia, dan jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan, kita perlu mempersiapkan diri. Ini adalah upaya untuk mengantisipasi risiko. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika kita menjadi peserta. Jadi, mohon berikan pemahaman kepada masyarakat," tutupnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Wali Kota Rico Waas Ancam Evaluasi RS di Medan yang Persulit Pasien UHC: "Orang Lagi Kesakitan Jangan Dipersulit!"

Wali Kota Rico Waas Ancam Evaluasi RS di Medan yang Persulit Pasien UHC: "Orang Lagi Kesakitan Jangan Dipersulit!"

GERILYA Resmi Dideklarasikan di Medan, Lewis Gordon Ajak Pemuda Bergerak Lewat Literasi dan Advokasi

GERILYA Resmi Dideklarasikan di Medan, Lewis Gordon Ajak Pemuda Bergerak Lewat Literasi dan Advokasi

Bapenda Medan Perluas Digitalisasi Pajak Restoran, Agha Novrian Tinjau Pendaftaran QRESTO di Fountain

Bapenda Medan Perluas Digitalisasi Pajak Restoran, Agha Novrian Tinjau Pendaftaran QRESTO di Fountain

Rico Waas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa Medan, Maksimal Rp6 Juta per Semester

Rico Waas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa Medan, Maksimal Rp6 Juta per Semester

Redam Ego Kepemimpinan Dwi Tunggal, Rico Waas Tegaskan Kepala Daerah dan Wakil Harus Rukun Demi Rakyat

Redam Ego Kepemimpinan Dwi Tunggal, Rico Waas Tegaskan Kepala Daerah dan Wakil Harus Rukun Demi Rakyat

Bantu 214 Mahasiswa Prasejahtera Kuliah, Pemko Medan Salurkan Bantuan Pendidikan Hingga Rp6 Juta per Semester

Bantu 214 Mahasiswa Prasejahtera Kuliah, Pemko Medan Salurkan Bantuan Pendidikan Hingga Rp6 Juta per Semester

Komentar
Berita Terbaru