Kamis, 29 Oktober 2026

PGN Siap Optimasi BioCNG, Perkuat Layanan Beyond Pipeline dan Energi Ramah Lingkungan

Siti Amelia - Selasa, 10 Februari 2026 16:41 WIB
PGN Siap Optimasi BioCNG, Perkuat Layanan Beyond Pipeline dan Energi Ramah Lingkungan
dokumentasi
Ilustrasi
Kitakini.news - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina melalui Anak Usahanya yaitu PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari fasilitas produksi BioCNG yang dikembangkan oleh KIS Group dan AEP Group pada Jumat (6/2/2026). Dimulainya proyek strategis resmi ditandai melalui seremoni pembangunan pabrik BioCNG di Tapung Hilir, Kampar, Riau, Jumat (6/2/2026).

Fasilitas ini dijadwalkan beroperasi secara komersial pada kuartal I 2027 dengan memanfaatkan metana dari pengelolaan limbah kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent - POME) yang dihasilkan oleh PT Bina Pitri Jaya, bagian dari AEP Group. Setelah beroperasi, fasilitas ini diproyeksikan dapat menghasilkan BioCNG sekitar 142.450 MMBTU per tahun dan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 70.085 ton CO2 per tahun.

Baca Juga:

"Optimasi BioCNG merupakan langkah yang strategis dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan gas bumi di berbagai sektor. PGN bersama Gagas berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang lebih bersih dan mendorong integrasi gas bumi dengan energi baru terbarukan dalam ekosistem energi nasional. BioCNG menjadi langkah strategis PGN dalam memperluas portofolio gas rendah karbon sekaligus memperkuat fleksibilitas pasokan beyond pipeline dalam mendukung percepatan transisi energi," ujar Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra, (10/2/2026).

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menegaskan kesiapan Gagas dalam memanfaatkan BioCNG untuk melengkapi sumber energi yang ramah lingkungan. "Kerjasama ini turut memperkuat kapasitas kami dalam menyediakan layanan gas bumi beyond pipeline. Kapabilitas dalam menyalurkan CNG yang kami miliki, akan tetap dioptimalkan untuk menyalurkan BioCNG kepada pelanggan yang belum terjangkau jaringan pipa gas. BioCNG juga akan memberikan nilai tambah untuk mendukung pertumbuhan industri hijau," jelasnya.

Sementara itu, K.R. Raghunath, Founder & CEO KIS Group, menyatakan bahwa pengembangan pabrik BioCNG merupakan wujud komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia. "Bersama para pemimpin industri seperti AEP Group dan PT Gagas Energi Indonesia, kami membuktikan bahwa solusi energi terbarukan berskala komersial dapat diwujudkan sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal," tutupnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jemput Bola ke Rumah Warga, PGN Area Medan Pastikan Saluran Gas 17.000 Pelanggan Aman dari Risiko

Jemput Bola ke Rumah Warga, PGN Area Medan Pastikan Saluran Gas 17.000 Pelanggan Aman dari Risiko

PGN Tegaskan Kepemimpinan Tata Kelola Energi Lewat Ajang IICD CG Award 2026

PGN Tegaskan Kepemimpinan Tata Kelola Energi Lewat Ajang IICD CG Award 2026

Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi

Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi

PGN Kolaborasi Kembangkan Biomethane Berbasis Limbah Sawit di Sumsel

PGN Kolaborasi Kembangkan Biomethane Berbasis Limbah Sawit di Sumsel

Manfaatkan Warisan Pandemi, PGN Alihfungsikan Tabung Oksigen untuk Pemuihan Pascabencana

Manfaatkan Warisan Pandemi, PGN Alihfungsikan Tabung Oksigen untuk Pemuihan Pascabencana

PGN Sabet Platinum Award InTechSEA 2026, Pacu 37 Inisiatif Dekarbonisasi Demi Transisi Energi Nasional

PGN Sabet Platinum Award InTechSEA 2026, Pacu 37 Inisiatif Dekarbonisasi Demi Transisi Energi Nasional

Komentar
Berita Terbaru