Pintor Nasution : Ada Peluang di Tengah Ketidakpastian Geopolitik
Kitakini.news - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia telah dihadapkan pada berbagai konflik geopolitik yang memengaruhi perekonomian global, termasuk perang Israel-Iran dan Rusia-Ukraina.
Baca Juga:
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), Pintor Nasution menekankan bahwa meskipun ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor, ada peluang yang bisa dimanfaatkan jika kita memahami dampaknya terhadap pasar saham.
"Ketika konflik muncul, psikologi pasar cenderung bereaksi negatif, dan banyak investor memilih untuk menjual saham mereka," ungkap Pintor, Senin (7/7/2025).
"Namun, di balik ketakutan tersebut, ada sektor-sektor yang justru diuntungkan, seperti energi dan komoditas."
Kenaikan harga komoditas global, terutama energi, memberikan dorongan bagi saham-saham sektor energi di Indonesia.
"Saham-saham emiten batu bara dan minyak bisa mengalami kenaikan saat harga energi dunia melonjak," tambahnya.
Namun, sektor yang sangat bergantung pada bahan baku impor, seperti industri manufaktur, justru menghadapi tantangan.
Pintor juga mengingatkan investor untuk tidak panik.
"Sejarah menunjukkan bahwa pasar modal cenderung pulih dalam jangka panjang. Investor yang disiplin dan memiliki horizon investasi panjang bisa memanfaatkan koreksi harga saham sebagai peluang untuk membeli di harga lebih murah," jelasnya.
Dengan memahami fundamental perusahaan dan menerapkan strategi diversifikasi portofolio, investor dapat mengurangi risiko dan tetap fokus pada tujuan investasi jangka panjang.
BEI Sumut Ungkap Industri Pasar Modal Masih Minim SDM Bersertifikat WPPE
Bersih-Bersih Bursa Saham, OJK Jatuhkan 1.277 Sanksi dan Denda seratus Miliar Rupiah
Dorong Tirtanadi dan Bank Sumut Naik Kelas ke Bursa Saham, Defri Noval: Gubsu Visioner
Bobby Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Naik Kelas ke Bursa Efek
Mengenal Berrynomad, Kreator TikTok yang Sukses Menghidupkan Kisah Keluarga Absurd Lewat Teknologi AI