Jumat, 28 Agustus 2026

OJK Sambut Baik Peringkat Kredit Sovereign Indonesia

Siti Amelia - Rabu, 30 Juli 2025 20:41 WIB
OJK Sambut Baik Peringkat Kredit Sovereign Indonesia
dokumentasi
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar,

Kitakini.news - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif afirmasi peringkat kredit sovereign Indonesia oleh Standard and Poor's (S&P) Global Ratings. S&P Global Ratingsmenetapkan Indonesia pada level 'BBB' untuk jangka panjang dan 'A-2' untuk jangka pendek dengan outlook stabil.

Baca Juga:

Penilaian ini mencerminkan kepercayaan yang terus terjaga terhadap kekuatan fiskal dan ketahanan ekonomi Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa afirmasi ini tidak hanya mencerminkan fundamental makroekonomi yang kuat, tetapi juga menunjukkan ketahanan sektor keuangan yang semakin meningkat.

"Afirmasi peringkat kredit ini menegaskan kekuatan sistem keuangan kita dan terjaganya kepercayaan investor," ujarnya, Rabu (30/7/2025).

OJK berkomitmen untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperdalam pasar keuangan, serta memperluas inklusi keuangan.

Dalam mendukung stabilitas pasar, OJK akan melaksanakan program prioritas tahun 2025 yang berfokus pada penguatan ekosistem jasa keuangan yang sehat dan kompetitif.

Dengan inflasi yang terkendali dan indikator eksternal yang stabil, Indonesia tetap menunjukkan posisinya sebagai negara dengan peringkat layak investasi di tengah tantangan global.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cegah Transfer Pricing, OJK Lantik Henry Rialdi Jadi Deputi Komisioner BMKS  Judul Alternatif

Cegah Transfer Pricing, OJK Lantik Henry Rialdi Jadi Deputi Komisioner BMKS Judul Alternatif

Bentengi Pelajar dari Produk Keuangan Ilegal, OJK Sumut dan Pemkab Karo Dorong Budaya Menabung Resmi

Bentengi Pelajar dari Produk Keuangan Ilegal, OJK Sumut dan Pemkab Karo Dorong Budaya Menabung Resmi

OJK Inisiasi Satgas Pembiayaan UMKM, Bidik Ekosistem Keuangan yang Lebih Inklusif

OJK Inisiasi Satgas Pembiayaan UMKM, Bidik Ekosistem Keuangan yang Lebih Inklusif

SNLIK 2026: Inklusi Keuangan Capai 93,61%, Kelompok Muda dan Perkotaan Paling Melek Finansial

SNLIK 2026: Inklusi Keuangan Capai 93,61%, Kelompok Muda dan Perkotaan Paling Melek Finansial

Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Capai Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30 Juta

Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Capai Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30 Juta

HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK Fokus Kuatkan Integritas dan Resmi Luncurkan ETF Emas

HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK Fokus Kuatkan Integritas dan Resmi Luncurkan ETF Emas

Komentar
Berita Terbaru