IN-Journal Chapter 1, Dorong Karya Inspiratif soal Energi Bersih dan Inovasi Sosial di Sumut
Kitakini.news - PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) sukses menggelar IN-Journal Chapter 1, kompetisi jurnalistik yang menggandeng media Sumatera Utara untuk ungkap cerita nyata keberlanjutan industri dan energi bersih. Dengan tema "PROPER INALUM: Dari Energi Bersih Hingga Inovasi Sosial", ajang ini lahirkan karya-karya mendalam yang soroti sinergi antara industri aluminium, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Baca Juga:
Bukan sekadar lomba, IN-Journal Chapter 1 jadi jembatan kolaborasi INALUM dengan jurnalis Sumut. Corporate Secretary INALUM, Mahyaruddin Ende, menekankan peran media dalam membentuk narasi objektif berbasis data. "Kami ingin karya jurnalistik yang informatif sekaligus inspiratif, mengupas isu ESG, energi bersih, dan dampak sosial industri bagi Indonesia," katanya.
Kompetisi periode 10-30 April 2026 ini dinilai juri senior nasional secara blind review untuk jamin netralitas. Kriteria penilaian meliputi orisinalitas ide, akurasi riset, struktur tulisan, dan prinsip cover both sides. Berikut pemenangnya:
Juara 1: Suri Kartika Dewi (Timenews.co.id) – "Mahakarya di Tanah Asahan: Menenun Emas dari Energi Bersih dan Kepedulian Sosial"
Juara 2: Agusdiansyah Hasibuan (Waspada.id) – "PROPER Emas dan Hijau Inalum untuk Sumut yang Bermasa Depan"
Juara 3: Doni Hermawan (IDN Times Sumut) – "Jejak di Balik PROPER, Menilik Strategi Keberlanjutan Inalum"
Juara Harapan 1: Ismanto Panjaitan (Medan Merdeka) – "Kemilau Alumunium di Tepian Sungai Asahan"
Juara Harapan 2: Sapriadi (Harian Waspada) – "Inalum, Untuk Saat Ini dan Mendatang"
Karya-karya ini tak hanya angkat prestasi INALUM PROPER Emas – penghargaan lingkungan tertinggi – tapi juga ceritakan inovasi nyata seperti transisi energi bersih dan program sosial yang ubah wajah Sumatera Utara.
IN-Journal Chapter 2: Fokus Konservasi Lingkungan dan Harapan Masa Depan
INALUM tak berhenti di sini. IN-Journal Chapter 2 siap digelar dengan tema konservasi lingkungan, keanekaragaman hayati, dan keseimbangan ekosistem industri-alam. Kepala Departemen Manajemen Komunikasi INALUM, Utrich Farzah, ajak jurnalis gali isu lingkungan Sumut sebagai "cerita harapan".
"Chapter kedua akan bahas hubungan manusia, industri, dan alam. Kami harap karya-karya ini lihat tantangan lingkungan sebagai peluang keberlanjutan," ujar Utrich.
Komitmen INALUM ini perkuat literasi jurnalistik berkualitas, ciptakan komunikasi edukatif antara perusahaan, media, dan publik. Ajang seperti ini jadi bukti betapa inovasi sosial INALUM dan keberlanjutan energi bersih bisa jadi inspirasi nasional.
Ahli Sebut Perubahan Mekanisme Pembayaran dalam Kontrak Bisnis Merupakan Hal Lazim
INALUM Buka Magang 2026 untuk Mahasiswa: Cek Syarat, Cara Daftar, dan Jadwalnya!
Tim Penasihat Hukum Dante Sinaga Hadirkan Dua Ahli, Soroti Unsur Pidana dan Proses Audit
Menulis demi Bumi, Ketika Karya Jurnalis Sumatera Utara Menyuarakan Aksi Konservasi Lingkungan
Penasihat Hukum PT PASU: Audit Keuangan Dilakukan Diluar Standart