Sabtu, 17 Oktober 2026

Kekhawatiran Perbankan Bangkrut Mereda, IHSG dan Rupiah Menguat

- Rabu, 29 Maret 2023 20:16 WIB
Kekhawatiran Perbankan Bangkrut Mereda, IHSG dan Rupiah Menguat

Kitakini.news - Setelah sempat tertekan pada perdagangan awal pekan, IHSG berbalik menguat pada perdagangan kemarin dan hari ini. Pada hari ini, IHSG menguat 1.17% di level 6.839,44. 

Baca Juga:


Sementara mata uang rupiah juga mengalami penguatan di kisaran level 15.060 per US Dolar. Pasar keuangan di tanah air membaik kinerjanya seiring dengan mulai meredanya kekuatiran dari dampak kebangkrutan Bank sebelumnya.


Pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin mengungkapkan pekan ini memang membawa kabar baik yang menyelimuti pasar keuangan, meskipun belum bisa dipastikan bahwa badai dari krisis perbankan benar benar telah pergi. 



"Karena sejumlah pejabat di belahan Negara lain tengah melakukan upaya untuk meminimalisir dampak kerusakan yang ditimbulkan dari krisis perbankan saat ini, beserta dengan potensi sistemik yang mungkin timbul," ujarnya, Rabu (29/3/2023).


Setidaknya, sambung dia, pasar keuangan rehat dahulu sejenak dari kabar buruk krisis perbankan yang mencuat di AS, hingga Swiss. 


"Namun saya menilai kinerja pasar keuangan tetap berada dibayangi potensi koreksi, karena ketidakpastian masih ada dan terus membayangi kinerja pasar saat ini," kata dia.


Selain IHSG dan rupiah, imbuhnya, harga emas juga terpantau mengalami koreksi terbatas di  level $1.966 per ons troy nya. Harga emas mengalami koreksi yang sehat setelah sempat naik di atas $2.000 per ons troy. Jika merunut pada kinerjanya hari ini, harga emas tentunya terpukul dari sisi penurunan harga serta penguatan mata uang rupiah atau pelemahan US Dolar.

 

"Jika dirupiahkan, harga emas saat ini ditransaksikan dikisaran level Rp 955 ribu per gramnya. Akan tetapi saya tidak merubah outlook atau perkiraan harga emas kedepan. Dikarenakan potensi penguatan harga emas sangat didukung oleh faktor fundamental," ungkapnya. 


Di mana. lanjut Gunawan, krisis perbankan serta resesi yang memang tengah mendekat menjadi alasan utama investor lebih memilih emas nantinya.


Dan di sisa perdagangan pekan ini, pasar keuangan maupun harga emas masih berpeluang untuk bergerak dua arah. Artinya masih ada potensi untuk menguat maupun turun, meksipun baik penguatan dan penurunan diperkirakan masih akan bergerak dengan sangat terbatas.


Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemko Medan Optimalkan Realisasi APBD 2026

Pemko Medan Optimalkan Realisasi APBD 2026

Kabut Asap di Medan, Lurah Sari Rejo Bagikan 500 Masker Gratis

Kabut Asap di Medan, Lurah Sari Rejo Bagikan 500 Masker Gratis

Polisi Gerebek Kampung Nelayan Batubara, 3 Pria Diamankan

Polisi Gerebek Kampung Nelayan Batubara, 3 Pria Diamankan

Harga Cabai Rawit di Medan Tembus Rp 95.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Medan Tembus Rp 95.000 Per Kilogram

Bapenda Medan Hadirkan “Lapor Bapenda”, Pengaduan Pajak Kini Online

Bapenda Medan Hadirkan “Lapor Bapenda”, Pengaduan Pajak Kini Online

Usung Misi Kebangkitan di Bekasi, PSMS Medan Siap Perpanjang Catatan Minor Semen Padang

Usung Misi Kebangkitan di Bekasi, PSMS Medan Siap Perpanjang Catatan Minor Semen Padang

Komentar
Berita Terbaru