Rabu, 09 September 2026

Gagal Lolos X-Ray, Kurir Asal Aceh Ditangkap Bawa 2 Kg Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru

Polda Riau Kejar Jaringan Pengendali
CT2 - Sabtu, 25 Juli 2026 12:50 WIB
Gagal Lolos X-Ray, Kurir Asal Aceh Ditangkap Bawa 2 Kg Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru
Petugas Ditres Narkoba Polda Riau membingkar koper berisikan 14 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat total 2 Kg dihadapan tersangaka dan oetugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, (Foto : Ditresnarkoba Polda Riau)

Kitakininews.co.id PEKANBARU :Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan sekitar dua kilogram sabu yang diduga akan dikirim ke Jakarta. Seorang kurir berinisial AS berhasil diamankan bersama barang bukti setelah aksinya terdeteksi mesin X-Ray di bandara.

Baca Juga:

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari kecurigaan petugas Avsec terhadap sebuah koper saat pemeriksaan X-Ray pada Senin, 20 Juli 2026, sekitar pukul 13.30 WIB.

"Petugas Avsec menemukan satu koper yang mencurigakan saat pemeriksaan X-Ray. Setelah dilakukan pencarian, pemilik koper berhasil ditemukan di ruang tunggu keberangkatan," ujar Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Sabtu, 25 Juli 2026.

Tim DitresnarkobaPolda Riau bersama Avsec kemudian melakukan penggeledahan terhadap koper milik tersangka. Hasilnya, petugas menemukan 14 bungkus diduga sabu yang disembunyikan di dalam lipatan celana jeans.

Dari hasil pemeriksaan awal, AS mengaku membawa narkotika tersebut dari Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, dengan tujuan Jakarta.

Polisi menyita barang bukti berupa 14 bungkus diduga sabu dengan berat sekitar dua kilogram, satu koper berwarna biru, serta dua unit telepon seluler yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika.

Kombes Pol Putu Yudha Prawira menegaskan, penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap jaringan yang mengendalikan pengiriman sabu dari Aceh ke Jakarta.

"Kami masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan di atasnya, menelusuri aliran dana, serta menerapkan penyidikan tindak pidana pencucian uang apabila ditemukan alat bukti yang cukup," katanya.

Saat ini tersangka AS beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga masih menelusuri asal-usul sabu dan pihak yang memerintahkan pengiriman narkotika tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Forwakum Raih Juara Trofeo Cup Kejari Medan

Forwakum Raih Juara Trofeo Cup Kejari Medan

Polda Riau Gerebek Kampung Narkoba, Sebanyak 15 Orang Ditangkap

Polda Riau Gerebek Kampung Narkoba, Sebanyak 15 Orang Ditangkap

Dojang Taekwondo Diresmikan, Fokus ke Pembentukan Karakter Siswa

Dojang Taekwondo Diresmikan, Fokus ke Pembentukan Karakter Siswa

Kajari Toba Lantik Tommy Eko Pradityo Jadi Kasi Intelijen

Kajari Toba Lantik Tommy Eko Pradityo Jadi Kasi Intelijen

Pemkab Nias Selatan dan PLN Evaluasi Lisdes, Percepatan Listrik Desa Jadi Prioritas

Pemkab Nias Selatan dan PLN Evaluasi Lisdes, Percepatan Listrik Desa Jadi Prioritas

Sinabung Erupsi, Belajar Mengajar di SD Negeri 040480 Sukandebi Masih Berjalan

Sinabung Erupsi, Belajar Mengajar di SD Negeri 040480 Sukandebi Masih Berjalan

Komentar
Berita Terbaru