Wakil Rektor Universitas Swasta di Sumatera Utara Tewas di Kamar Mandi, Dua Pelaku Ditembak
Kitakininews.co.id -Polisi mengungkap kasus perampokan yang berujung tewasnya Wakil Rektor Universitas Swasta di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Asprina Br Surbakti. Dua pelaku ditangkap di Deliserdang dan terpaksa ditembak di bagian kaki karena melawan saat akan diamankan.
Baca Juga:
Kedua terduga pelaku perampokan dan pembunuhan
Wakil Rektor Universitas Swasta di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Asprina Br
Surbakti, ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Karo dan Jatanras Polda
Sumatera Utara di kawasan Jermal, Deliserdang.
Sebelumnya, Asprina ditemukan tewas di kamar
mandi rumahnya di Kompleks J-Kesain, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten
Karo. Korban ditemukan setelah keluarga mencari karena tidak dapat
menghubunginya.
Dari hasil penyelidikan, polisi menduga pelaku
datang ke rumah korban dengan niat mencuri. Salah satu pelaku diketahui pernah
bekerja di lingkungan perumahan tersebut sehingga mengetahui kondisi rumah
korban yang tinggal seorang diri.
Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho mengatakan
aksi perampokan yang berujung pembunuhan itu terjadi pada Jumat 25 September
2026. Korban berinisial AS diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.
"Kedua (tersangka) merencanakan pencurian ini
dan masuk ke rumah korban melalui atap kaca. Setelah masuk ke dalam rumah
tersebut, diketahui korban sendiri," kata Pebriandi, Rabu (30/9/2026).
Saat memergoki kedua pelaku berada di rumahnya,
korban sempat panik dan berusaha melarikan diri sambil berteriak meminta
pertolongan. Namun, kedua pelaku langsung membekap dan mencekik korban hingga
tewas.
"Para pelaku kaget dan membenturkan kepala
korban dan mencekik sehingga korban meninggal dunia. Setelah melakukan
pencurian, mengambil uang kurang lebih Rp 30 juta serta perhiasan dan mobil
korban dibawa kabur ke daerah Medan," jelasnya.
Setelah korban tewas, jasad korban diletakkan
di kamar mandi. Kedua pelaku kemudian leluasa mengambil barang-barang berharga
milik korban yang diperkirakan bernilai puluhan juta rupiah.
Keduanya lalu melarikan diri menggunakan mobil
milik korban menuju Kota Medan. Polisi menyebut para tersangka juga sempat
merencanakan pelarian ke luar Provinsi Sumatera Utara.
Mobil tersebut berhasil ditemukan dan diamankan
polisi sebagai barang bukti. Selain kendaraan, polisi turut menyita telepon
seluler, jam tangan, kunci dan dokumen kendaraan, serta sejumlah perhiasan.
Kedua pelaku kini ditahan di Polres Karo untuk menjalani pemeriksaan. Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal pencurian dengan kekerasan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ada Cacing di Lantai Kamar Mandi, Kenapa Bisa?
Polres Tanah Karo Gerebek Ladang Ganja di Kaki Gunung Sinabung
Sempat Disarankan Opname, Inul Daratista Akhirnya Pingsan di Kamar Mandi
Razia Hotel di Karo, Belasan Diduga Pasangan Mesum dan Ratusan Alat kontrasepsi Diamankan
Luhut Sihombing : "Jika Koperasi Pengembangan USU Yang Dilaporkan, Baguslah"