Selasa, 01 September 2026

Sejumlah Pemuda Diduga Pukuli Pesepeda Motor di Tapsel

- Rabu, 26 April 2023 15:28 WIB
Sejumlah Pemuda Diduga Pukuli Pesepeda Motor di Tapsel

Kitakini.news – Sejumlah pemuda di Desa Holbung, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), kuat dugaan tega memukuli pengendara sepeda motor, Senin (24/4/2023) sore.

Baca Juga:

 

Para pemuda terduga yang memukuli pengendara sepeda motor adalah, AAS (18), MR (16), dan MRH (16). MR dan MRH, masih berstatus pelajar. Ketiganya juga warga Desa Holbung.

 

Aksi dugaan pemukulan tersebut, juga sempat terekam oleh ponsel warga. Dan, video dugaan penganiayaan tersebut, juga sempat viral di media sosial.

 

Kapolres Tapsel, AKBP Imam Zamroni melalui Kasat Reskrim, AKP Rudy Saputra, Selasa (25/4/2023) pagi, membenarkan hal tersebut.

 

Kasat menjelaskan, sebelum kejadian pemukulan, sejumlah pemuda itu kuat dugaan menembaki salah seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas di Desa Holbung, Kabupaten Tapsel.

 

“Korbannya adalah Dzal Anwar (27), warga Jalan Jati Raya, Kelurahan Prumnas Pijor Koling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara,” ungkap Kasat.

 

Menurut Kasat, korban tak terima lantaran saat melintas di Desa Holbung, ada 5 pemuda di pinggir jalan yang menembakinya dengan senjata mainan.

 

“Kemudian, ketiga terduga pelaku tersebut menghampiri korban. Mereka, membawa kayu balok dan besi. Lalu memukuli korban,” imbuh Kasat.

 

Aksi brutal itu, sebut Kasat, membuat korban mengalami luka di kepala dan mengeluarkan darah akibat pukulan benda tumpul.

 

“Warga sekitar yang melihat itu, lantas datang melerai dan membawa korban berobat ke Rumah Sakit Pintu Padang,” tutur Kasat.

 

Lebih lanjut Kasat menerangkan, bahwa pihaknya juga sudah melakukan upaya mediasi terhadap kedua belah pihak dengan dihadiri Kepala Desa Holbung dan orang tua kedua belah pihak.

 

“Namun disayangkan, dari hasil mediasi tersebut belum menemukan titik temu. Guna memintai keterangan, pihaknya membawa 3 pemuda terduga pelaku pemukulan tersebut ke Polres Tapsel,” paparnya.

 

Kasat berpesan kepada orang tua yang anaknya terlibat penganiayaan agar menghadirkan anak-anaknyanya untuk proses mediasi lanjutan di Mako Polres Tapsel.

 

“Untuk proses mediasi ini, kita melibatkan Balai Permasyarakatan (Bapas) Sibolga. Sebab, ada beberapa terduga pelaku yang masih di bawah umur,” ucapnya.

 

“Dan, apabila dalam temp 1 x 24 jam, upaya mediasi tak membuahkan hasil, maka untuk berkas perkara terhadap kasus ini akan tetap berlanjut. Namun, tidak akan dilakukan penahanan,” tegasnya

 





 

Kontributor: Efendi Jambak

 

 


 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bapenda Medan Luruskan Isu BPHTB, Agha Novrian Tegaskan Pengelolaan Pajak Harus Transparan dan Berkeadilan

Bapenda Medan Luruskan Isu BPHTB, Agha Novrian Tegaskan Pengelolaan Pajak Harus Transparan dan Berkeadilan

Gelar Turnamen Mini Soccer, SP PLN UID Sumut Perkuat Wellbeing Pegawai

Gelar Turnamen Mini Soccer, SP PLN UID Sumut Perkuat Wellbeing Pegawai

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah

Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah

Keluarga Winda Lorenza Gowasa Demo Polda Sumut, Desak Scientific Investigation

Keluarga Winda Lorenza Gowasa Demo Polda Sumut, Desak Scientific Investigation

Komentar
Berita Terbaru