Rabu, 26 Agustus 2026

Santet Online yang Bikin Heboh: Gejala Fisik atau Gangguan Kesehatan?

Fitri - Senin, 11 November 2024 16:41 WIB
Santet Online yang Bikin Heboh: Gejala Fisik atau Gangguan Kesehatan?
Ilustrasi/Freepik.com
Santet online viral di media sosial.
Kitakini.news -Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan fenomena 'santet online,' yang konon katanya bisa menyebabkan seseorang mengalami penyakit fisik seperti kaki bengkak dan perut membesar. Salah satu unggahan di platform X dari akun @irwndfrry menggambarkan "ilmu hitam" ini dengan detail, menyebutkan efek yang dapat dialami korban pada tengah malam seperti sakit kepala parah, perut membesar, dan kaki bengkak hingga sulit berjalan.

Baca Juga:

Fenomena ini kemudian mengundang reaksi beragam dari masyarakat. Sebagian mempercayai kekuatan 'santet online' ini, sementara sebagian lainnya menganggapnya sebagai mitos belaka. Lalu, bagaimana fenomena ini jika dilihat dari perspektif medis?

Spesialis jantung dan pembuluh darah, Dr. Vito Anggarino Damay, menjelaskan bahwa gejala kaki bengkak dan perut membesar bisa disebabkan oleh gangguan pada organ tubuh seperti jantung, hati, ginjal, atau pembuluh darah. Menurutnya, fenomena ini tidak disebabkan oleh hal-hal supranatural, melainkan berhubungan dengan masalah kesehatan.

"Kaki yang bengkak biasanya disebabkan oleh insufisiensi vena kronis, di mana katup dalam pembuluh darah vena melemah sehingga darah sulit kembali ke jantung dan akhirnya menumpuk," jelas dr. Vito.

Sementara itu, kondisi perut membesar atau terasa penuh sering kali disebabkan oleh penumpukan cairan di rongga perut (asites), yang dapat berhubungan dengan gangguan hati seperti sirosis atau masalah pada vena porta hepatica. Ini terjadi ketika fungsi hati terganggu, sehingga cairan tertahan di rongga perut.

Lebih lanjut, dr. Vito menjelaskan bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi juga bisa mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh, termasuk menyebabkan bengkak pada kaki atau perut. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi ini muncul karena adanya penyakit atau faktor risiko tertentu, bukan karena pengaruh supranatural.

"Secara medis, makanan dan minuman bisa mempengaruhi kesehatan, terutama dalam konteks kandungan nutrisi atau potensi toksiknya. Misalnya, konsumsi berlebihan dari makanan tinggi garam dapat menyebabkan retensi cairan yang memperparah kondisi bengkak," tambahnya.

Fenomena 'santet online' yang ramai di media sosial sebaiknya menjadi momen edukasi bagi masyarakat agar lebih memahami kondisi kesehatan tubuh dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan memahami aspek medis dari gejala yang dialami, masyarakat dapat lebih rasional dalam menyikapi isu-isu supranatural yang mungkin tersebar di media sosial.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Probis-UHC, Warga Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat

Probis-UHC, Warga Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Mendadak Divonis Kena Stroke, Betharia Sonata: Tidak Boleh Disepelekan

Mendadak Divonis Kena Stroke, Betharia Sonata: Tidak Boleh Disepelekan

Bobby Nasution Apresiasi CKG Gojek, Dorong Jaminan Kesehatan Mitra Diperkuat

Bobby Nasution Apresiasi CKG Gojek, Dorong Jaminan Kesehatan Mitra Diperkuat

Minum Air Lemon di Pagi Hari Bukan Sekadar Tren, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Minum Air Lemon di Pagi Hari Bukan Sekadar Tren, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Komentar
Berita Terbaru