Kamis, 23 Juli 2026

Kadar Klorat Tinggi, Coca-Cola Ditarik di Eropa

Fitri - Selasa, 28 Januari 2025 19:31 WIB
Kadar Klorat Tinggi, Coca-Cola Ditarik di Eropa
kitakini/ilustrasi
Botol kemasan minuman kaleng
Kitakini.news -Beberapa negara di Eropa menarik peredaran Coca-cola dari pasaran. Pihak terkait khawatir akan keamanan minuman tersebut.

Melansir berbagai sumber, Selasa (28/1/2025), selain Coca-Cola, minum lain seperti Sprite, Fanta, Fuze Tea, Minute Maid, Nalu, Royal Bliss, dan Tropico juga mengalami hal yang sama.

Baca Juga:

Minuman ringan ini ditarik di seluruh Eropa karena kekhawatiran akan keamanannya, setelah ditemukannya kadar tinggi produk sampingan kimia dari disinfektan klorin.

Beberapa minuman, yang disegel dalam kaleng dan botol kaca di sebuah pabrik di Belgia, mengandung "kandungan klorat yang sangat tinggi".

Klorat, yang dapat menyebabkan kekurangan yodium, merupakan produk sampingan dari disinfektan klorin yang banyak digunakan dalam pengolahan air dan makanan.

Coca-Cola Europacific Partners Belgium pun mengatakan bahwa minuman yang terkontaminasi telah didistribusikan di Belgia, Belanda, Inggris, Jerman, Prancis, dan Luksemburg sejak November.

Pembuat minuman tersebut mengatakan masalah itu ditemukan selama pemeriksaan di sebuah pabrik di Ghent.

"Mayoritas produk yang terdampak dan tidak terjual telah dikeluarkan dari rak-rak toko dan kami terus mengambil langkah-langkah untuk mengeluarkan semua produk yang tersisa dari pasar," kata pihak Coca-Cola.

Dan, soal berapa banyak yang ditarik, perusahaan tersebut tidak memberikan jawaban pasti.

"Kami tidak memiliki angka pasti, tetapi jelas bahwa itu adalah jumlah yang cukup besar," tambahnya.

Yang jelas, Badan Standar Makanan (FSA) belum mengeluarkan penarikan produk tersebut. Namun, tetap menyelidiki apakah ada produk Coca-Cola itu mengandung 'kadar lebih tinggi' dari bahan kimia yang disebut klorat di pasar Inggris.

Sementara itu, regulator keamanan pangan Belgia, Badan Federal untuk Keamanan Rantai Makanan (AFSCA), telah mengeluarkan penarikan produk "karena kandungan klorat yang terlalu tinggi".

"Penarikan produk ini terbatas pada merek dalam kaleng dan botol kaca yang dapat dikembalikan dengan kode produksi mulai dari 328 GE hingga 338 GE," kata sebuah pernyataan di situs webnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harlah PKB ke-28, Jadi Momentum Penguatan Komitmen Mengabdi Kepada Masyarakat

Harlah PKB ke-28, Jadi Momentum Penguatan Komitmen Mengabdi Kepada Masyarakat

Sudaryono Resmi Gantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN

Sudaryono Resmi Gantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN

DPRD Sumut Dorong Perda TJSL, Darma: CSR Perusahaan Bakal Diatur dengan Skema Reward dan Punishment

DPRD Sumut Dorong Perda TJSL, Darma: CSR Perusahaan Bakal Diatur dengan Skema Reward dan Punishment

Peserta PKN Tingkat II BPSDM Sumut Gelar Visitasi dan Lesson Learnt di Tapsel

Peserta PKN Tingkat II BPSDM Sumut Gelar Visitasi dan Lesson Learnt di Tapsel

Tutup Celah Pungli PBG, Wali Kota Medan Rico Waas Kumpulkan Arsitek dan Dinas Terkait

Tutup Celah Pungli PBG, Wali Kota Medan Rico Waas Kumpulkan Arsitek dan Dinas Terkait

Siapkan Talenta Digital Masa Depan, Pemko Medan Gelar Pelatihan AI untuk 5.000 Siswa SMP

Siapkan Talenta Digital Masa Depan, Pemko Medan Gelar Pelatihan AI untuk 5.000 Siswa SMP

Komentar
Berita Terbaru