Lelah Berkepanjangan dan Risiko Metabolik Ancaman Nyata Produktivitas, Columbia Asia Hospital Medan Tekankan Pentingnya MCU
Kitakininews.co.id - Kerap kali produktivitas kerja hanya diukur dari angka capaian target harian. Padahal, kondisi kesehatan pekerja memegang peranan vital terhadap performa perusahaan. Kondisi metabolik tubuh yang terganggu hingga rasa lelah berkepanjangan kini menjadi ancaman nyata yang wajib diwaspadai oleh setiap perusahaan maupun karyawan.
Baca Juga:
- Antara DSA dan Brainwash, Mengurai Persepsi Penanganan Stroke Menurut Pakar Neurologi RS Columbia Asia Medan
- Naik 20 Persen, Metode Multidisiplin RS Columbia Asia Medan Tingkatkan Keberhasilan Terapi Hemodialisis
- Deteksi Dini Gangguan Saraf Penting, Nyeri Kepala Berkepanjangan Jangan Dianggap Sepele
Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi Columbia Asia Hospital Medan, dr. Muhammad Rizqi Nasution, MKK, SpOk, menyoroti maraknya fenomena presenteeism, kondisi ketika karyawan tetap hadir di kantor namun tidak dapat berfungsi optimal karena sedang sakit atau mengalami gangguan kesehatan fisik dan metabolik.
"Kondisi metabolik seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi tidak hanya meningkatkan risiko penyakit kronis, tetapi juga menyebabkan lelah berkepanjangan, menurunkan konsentrasi, mengurangi daya tahan tubuh, hingga mengganggu kemampuan bekerja secara optimal," jelas dr. Rizqi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).
Selain masalah metabolik, gangguan fisik akibat posisi duduk yang keliru seperti Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau saraf terjepit juga marak dialami pekerja kantor. Biaya medis penanganan penyuatan tulang belakang dapat mencapai ratusan juta rupiah, belum lagi kerugian dari hilangnya waktu produktif selama masa pemulihan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, perbaikan lingkungan kerja seperti penerapan SOP ergonomi, mulai dari penggunaan mouse pad berpenyangga, penyesuaian tinggi layar monitor, hingga jeda peregangan singkat 1–2 menit pada jam 10 pagi, sangat disarankan.
Tak hanya di area perkantoran, ancaman kesehatan juga membayangi pekerja sektor informal seperti petani mandiri yang kerap terpapar racun pestisida tanpa Alat Pelindung Diri (APD) memadai, yang berisiko merusak retina mata, saluran pernapasan, hingga sistem saraf.
Guna mencegah penurunan produktivitas akibat gangguan kesehatan metabolik dan cedera kerja, Columbia Asia Hospital Medan menghadirkan layanan kedokteran okupasi komprehensif. Layanan ini menjadi solusi bagi perusahaan dan karyawan untuk mendeteksi dini berbagai risiko penyakit melalui Medical Check-Up (MCU) Berbasis Risiko yang disesuaikan dengan jenis pekerjaan, minimal satu kali dalam setahun.
Selain MCU rutin, fasilitas layanan ini mencakup evaluasi langsung di lokasi untuk mengukur tingkat kebisingan, kesesuaian ergonomi, hingga potensi risiko psikososial (stres dan kecemasan kerja); serta evaluasi medis objektif untuk menentukan kesiapan pekerja kembali beraktivitas pasca-operasi, sakit berat (seperti stroke), atau kecelakaan kerja.
CEO Columbia Asia Hospital Medan, dr. Stella Sheyren Sumampow, MARS., CDCAP., CHAE., CPCCP, menegaskan bahwa perusahaan perlu memandang kesehatan pekerja sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar biaya operational.
"Menjaga kesehatan karyawan bukan hanya upaya melindungi individu, tetapi juga investasi yang berdampak langsung pada keberlanjutan dan performa bisnis perusahaan. Melalui layanan kesehatan kerja komprehensif, deteksi dini risiko metabolik, serta pendampingan berkelanjutan, Columbia Asia Hospital Medan siap menjadi mitra dunia usaha dalam membangun tenaga kerja yang sehat dan produktif," tutur dr. Stella.
dr. Rizqi juga memungkas pesan agar setiap pekerja menjadikan kesehatan sebagai kebutuhan dasar. Karyawan diimbau untuk memanfaat fasilitas jaminan kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan MCU di hospital tepercaya sebelum timbulnya penyakit kronis.
Antara DSA dan Brainwash, Mengurai Persepsi Penanganan Stroke Menurut Pakar Neurologi RS Columbia Asia Medan
Naik 20 Persen, Metode Multidisiplin RS Columbia Asia Medan Tingkatkan Keberhasilan Terapi Hemodialisis
Deteksi Dini Gangguan Saraf Penting, Nyeri Kepala Berkepanjangan Jangan Dianggap Sepele
RS Columbia Asia Medan Tekankan Deteksi Dini Kanker Ovarium Selagi Masih Stadium Awal
Columbia Asia Hospital Medan Gelar Iduladha Penuh Makna: Wujud Kepedulian Sosial dan Penguatan Ikatan Komunitas