Senin, 07 September 2026

Vaksinasi Booster Kedua Sudah Bisa Dilakukan di Sumut

- Selasa, 24 Januari 2023 16:33 WIB
Vaksinasi Booster Kedua Sudah Bisa Dilakukan di Sumut

Kitakini.news - Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan pelaksanaan vaksinasi booster kedua di Sumut langsung dilaksanakan begitu surat edaran Kemenkes RI keluar yang menyatakan masyarakat umum di atas 18 tahun bisa untuk dapat booster kedua.

Baca Juga:


"Surat edaran Kemenkes RI terkait vaksinasi booster kedua itu tertera pada 20 Januari 2023 dan baru diterima informasi terkait surat edaran tersebut tanggal 21 Januari 2023, kita langsung bergerak dan mulai di 21 Januari 2023," kata Alwi Mujahit Hasibuan, Selasa (24/1/2023).


Alwi menjelaskan vaksinasi booster kedua perlu dilakukan, meski kasus Covid-19 di Sumut tidak tinggi. Berdasarkan sero survei yang dilaksanakan Kemenkes RI, lanjutnya, terbukti salah satu keberhasilan vaksinasi Covid-19 yaitu dengan dilaksanakan sero survey secara periodik pada Juli 2022 antibody SARS CoV-2 penduduk Indonesia sebesar 98,5 % dibanding sero survey sebelumnya pada Desember 2021 sebesar 87.


"Vaksinasi Covid-19 terbukti bisa menurunkan angka kesakitan dan angka kematian karena Covid-19 atau dengan kata lain secara umum dapat disampaikan bahwa vaksinasi Covid-19 dapat meningkatkan proteksi masyarakat Indonesia dari Covid-19," kata dia.


Sampai saat ini, kata Alwi, stok vaksin yang tersedia di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Sumut yaitu Pfizer 32.184 dosis. Di kabupaten/kota: Pfizer dan Indovac sebanyak 52.618 dosis.


"Bagi masyarakat yang memang belum divaksinasi ataupun vaksinasinya belum lengkap, diimbau agar secepatnya dilengkapi dengan mendatangi puskesmas setempat, Fasyankes atau pos-pos vaksinasi yang sudah ditetapkan," sebutnya.


Alwi menambahkan, khusus untuk vaksinasi booster kedua diberikan pada usia 18 tahun ke atas dan jarak interval 6 bulan sejak vaksinasi booster kesatu. "Perlunya vaksinasi booster kedua disebabkan telah terjadi penurunan antibodi pada 6 bulan setelah mendapatkan vaksinasi dosis sebelumnya sehingga diperlukan untuk meningkatkan proteksi individu terhadap Covid-19," ucapnya.


Ia berharap agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir dengan melakukan percepatan capaian vaksinasi termasuk booster kedua sebagai salah satu strategi penanggulangan dan penanganan Covid-19 di Indonesia disamping 3M dan 3T.



Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara

Komentar
Berita Terbaru