Minggu, 05 Juli 2026

Pemerhati: Pasar Tradisional di Medan Butuh Revitalisasi Pasar Modern (E-Commerce)

Heru - Jumat, 18 April 2025 13:53 WIB
Pemerhati: Pasar Tradisional di Medan Butuh Revitalisasi Pasar Modern (E-Commerce)
(Dok. IPHI Sumatera Utara)
Pemerhati Pasar Tradisional dan juga Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Kecamatan Medan Area, Kota Medan, H Usman SH (Kanan)

Kitakini.news - Pasar tradisional yang ada saat ini dinilai perlu mendapatkan sentuhan modernisasi dari Walikota Medan Rico Waas. Sebab, kebutuhan pasar modern di Kota Medan saat ini sangat relevan, bukan saja soal revitalisasj struktur bangunan agar lebih bersih dan rapi, tapi juga agar para pelaku usaha dan para pembeli terjamin keamanannya.

Baca Juga:

Hal tersebut disampaikan Pemerhati Pasar Tradisional dan juga Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Kecamatan Medan Area, Kota Medan, H Usman SH kepada wartawan di Medan, Jumat (18/4/2025).

Menurut Usman, keberadaan pasar tradisional saat ini sudah kurang relevan dan harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.

"Bukan prohal revitalisasi, melainkan para pelaku usaha harus diberikan pengetahuan ataupun pelatihan tentang Digitalisasi Marketing (E-Commerce), agar usaha mereka berkembang pesat dan tidak lagi berharap dari pembeli yang datang ke lokasi penjualan," terang Usman.

Usman juga mengungkapkan, bahwa perkembangan dunia E-Commerce dinilai mampu menjawab berbagai persoalan penjualan, seperti saat cuaca hujan yang membuat pembeli enggan untuk pergi ke pasar tradisional.

"Nah, dengan kondisi cuaca seperti ini, konsumen bisa memanfaatkan aplikasi E-Commerce ini. Kebutuhan barang yang akan dibeli bisa langsung melalui aplikasi ini," imbuhnya.

Lebih lanjut Usman menerangkan. Bahwa perkembangan teknologi saat ini sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat untuk lebih instan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ini bisa dibuktikan dengan banyak masyarakat yang memesan atau membeli barang dengan cara online melalui aplikasi penjualan saat ini semakin banyak. Oleh karena itu, sudah saatnya E-Commerce ini diterapkan pada sektor Pasar Tradisional di satu kecamatan sebagai Percontohan Pasar. Kemudian menyusul di semua kecamatan yang ada di Kota Medan," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hadiri Rakernas APEKSI, Gubsu Dorong Penguatan Peran Pemerintah Provinsi

Hadiri Rakernas APEKSI, Gubsu Dorong Penguatan Peran Pemerintah Provinsi

Sakit hingga Jelang Wukuf saat Haji, Intan Nuraini: Kita Tuh Dituntut untuk Sehat

Sakit hingga Jelang Wukuf saat Haji, Intan Nuraini: Kita Tuh Dituntut untuk Sehat

Sambut HUT Kota Medan ke- 436, Rico Waas Pimpin Ziarah Makam Pahlawan dan Ajak Generasi Muda Maknai Perjuangan Masa Lalu

Sambut HUT Kota Medan ke- 436, Rico Waas Pimpin Ziarah Makam Pahlawan dan Ajak Generasi Muda Maknai Perjuangan Masa Lalu

Rico Waas Berdialog di Tengah Hujan Bersama Peserta Youth City Changers, Ajak Pemuda Jadi Agen Perubahan

Rico Waas Berdialog di Tengah Hujan Bersama Peserta Youth City Changers, Ajak Pemuda Jadi Agen Perubahan

Islam Makhachev Ungkap Nilai Usman Nurmagomedov JIka Gabung ke UFC

Islam Makhachev Ungkap Nilai Usman Nurmagomedov JIka Gabung ke UFC

Gempur Belanja Online, Pasar Petisah Medan Terapkan Digitalisasi untuk BertahanLawan E-Commerce dan Pungli

Gempur Belanja Online, Pasar Petisah Medan Terapkan Digitalisasi untuk BertahanLawan E-Commerce dan Pungli

Komentar
Berita Terbaru