Kamis, 27 Agustus 2026

Tahun Ini, Pemprov Sumut Terapkan Sekolah Lima Hari

Heru - Selasa, 03 Juni 2025 14:53 WIB
Tahun Ini, Pemprov Sumut Terapkan Sekolah Lima Hari
(Dok. Diskominfo Sumut)
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga

Kitakini.news -Untuk mencegah tawuran, penyalahgunaan Narkoba, dan keterlibatan pelajar dalam Geng Motor, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Sumut) akan menerapkan sistem sekolah 5 hari mulai tahun ajaran baru 2025/2026.

Baca Juga:

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, Selasa (3/6/2025).

Menurut Alex, program lima hari sekolah merupakan arahan langsung dari Gubernur Sumut Bobby Nasution, yang sejalan dengan visi dan misi kepemimpinan provinsi tersebut.

Tidak hanya mencegah aksi tawuran, Geng motor dan narkoba, program ini juga diyakini bisa meningkatkan pariwisata dan UMKM di Sumut.

"Akan langsung diterapkan pada tahun ajaran baru 2025-2026," ucap Alex.

Ia menjelaskan, program ini menjadi salah satu terobosan unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut dalam mewujudkan kolaborasi Sumut Berkah, menuju provinsi yang unggul, maju, dan berkelanjutan.

"Dengan belajar selama lima hari, tentu akan menekan tingginya angka tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan aktivitas geng motor di kalangan pelajar," ungkapnya.

Ia menambahkan, pada hari Sabtu dan Minggu para pelajar akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.

Hal ini diharapkan memperkuat pengawasan orang tua dan membangun karakter anak sejak dini. Selain itu, proses belajar 5 hari juga akan memajukan sektor pariwisata dan UMKM di Sumut.

"Pengawasan keluarga sangat penting, karena tumbuh kembang anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga," jelasnya.

Masih kata Alex, sistem belajar dari Senin hingga Jumat ini juga memberi ruang bagi siswa untuk aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

"Generasi Sumut tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, santun secara moral, dan kaya secara kultural," ujarnya.

Ia menekankan bahwa program sekolah lima hari ini merupakan pondasi penting untuk masa depan pendidikan di Sumatera Utara.

"Ini selaras dengan visi nasional Indonesia Emas 2045. Sebuah aksi nyata dari visi Gubernur dan Wakil Gubernur yang juga terkoneksi dengan kebijakan Kemendikbudristek," terangnya.

Program ini akan mulai diterapkan secara serentak pada seluruh SMA, SMK, dan SLB di Sumatera Utara mulai akhir Juli 2025. "Bulan tujuh akhir akan dimulai," tandasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Serahkan Ranperda P-APBD 2026, Pemprovsu Fokus Infrastruktur dan Pemulihan Pasca bencana

Serahkan Ranperda P-APBD 2026, Pemprovsu Fokus Infrastruktur dan Pemulihan Pasca bencana

Bobby Nasution: Jangan Sok Tahu Soal Sumber Anggaran Bantuan Bencana

Bobby Nasution: Jangan Sok Tahu Soal Sumber Anggaran Bantuan Bencana

Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia

Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia

Bobby Dorong 5.000 UMKM Dapat Insentif Sertifikasi Halal Gratis

Bobby Dorong 5.000 UMKM Dapat Insentif Sertifikasi Halal Gratis

HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara

HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara

Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor

Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor

Komentar
Berita Terbaru