Senin, 24 Agustus 2026

Polsek Siantar Utara Evakuasi Jasad Penumpang Bus Nice Trans Jurusan Medan-Siantar

- Senin, 14 Juli 2025 21:03 WIB
Polsek Siantar Utara Evakuasi Jasad Penumpang Bus Nice Trans Jurusan Medan-Siantar
(Kitakini.news/Hegi)
Jasad SH saat ingin dibawah ke rumah duka untuk dimakamkan dari ruang Jenazah RSUD Djasamen Saragih Siantar.

Kitakini.news - Polsek Siantar Utara mengevakuasi jasad seorang pria, penumpang Bus Nice Trans yang meninggal dunia dalam perjalanan dari Kota Medan menuju Kota Siantar, Minggu (13/7/2025).

Baca Juga:

Kapolsek Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga mengatakan, informasi berawal didapat dari penjaga loket Bus Nice Trans Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara.

Atas informasi itu, segera personel turun ke lokasil dan jasad seorang pria itu, diketahui berinisial SH (44), warga Huta III Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

"Penumpang (Korban) itu diketahui meninggal dunia didalam bus saat perjalanan dari Kota Medan yang dimana minta diturunkan di pusat Kota Siantar Ramayana," tutur Kapolsek, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, dari hasil keterangan para saksi, yaitu supir dan kondektur (kenek) bus Nice Trans dengan plat nomor kendaraan BK 7495 DL. Korban ini naik dari lolokeAmplas Kota Medan, tujuan Kota Siantar.

"Korban diantar ke loket Amplas oleh seorang temannya gojek," imbuhnya.

Kemudian saat didalam perjalanan di daerah Dolok Merangir, Kabupaten Simalungun, salah satu penumpang melaporkan ke kondektur bus akan keadaan korban yang terlihat kondisinya melemas.

Kondektur bus pun sempat memberi semangat kepada korban dengan cara mengelus, memijat dan mengoleskan minyak angin ke badan korban. Hingga bus itupun tiba di Puskesmas Tapian Dolok, Sinaksak, Kabupaten Simalungun.

"Setiba di Puskesmas, Kondektur langsung meminta pertolongan. Namun kondektur itu diberitahukan bahwa tidak ada Dokter di Puskesmas tersebut dan supir bersama kondektur itu membawa langsung korban ke kota Siantar," Jelas dari pernyataan supir dan kondektur bus.

Lanjutnya, setiba di loket Siantar korban SH dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi dalam keadaan terduduk di bangku bus.

Segera Polsek Siantar Utara bersama tim INAFIS Satreskrim Polres Siantar mengevakuasi jasad dari dalam bus dan membawanya ke Ruang Jenazah RSUD Djasamen Saragih Siantar untuk dilakukan visum.

"Sesaat di kamar mayat, keluarga korban hadir dan membuat surat pernyataan untum tidak dilakukan autopsi sebab keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban yang diduga akibat penyakit yang sedang diderita," tegasnya.

Atas adanya surat pernyataan dari permohonan keluarga korban. Jasad korban pun diserahkan ke keluarga untuk di makam kan dikampung halaman kabupaten Simalungun.

"Adek korban menyatakan memang SH sudah memiliki riwayat penyakit yang saat ini sedang mendapatkan perobatan di puskesmas Tanah Jawa," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak

PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak

Kejar-kejaran di Medan, Polisi Tabrak Mobil Pembawa Ganja

Kejar-kejaran di Medan, Polisi Tabrak Mobil Pembawa Ganja

Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan

Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan

Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital

Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital

Mangapul Purba Berang Dua Bocah di Dairi Diduga Dianiaya Bibi Kandung, APH Harus Usut Tuntas

Mangapul Purba Berang Dua Bocah di Dairi Diduga Dianiaya Bibi Kandung, APH Harus Usut Tuntas

Ihwan Ritonga Sayangkan Rico Waas Tak Hadiri Peresmian BRT Mebidang

Ihwan Ritonga Sayangkan Rico Waas Tak Hadiri Peresmian BRT Mebidang

Komentar
Berita Terbaru