PDI Perjuangan Soroti Tingginya Angka Kemiskinan di Medan
Kitakini.news - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Robi Barus SE, menekankan pentingnya perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan terhadap tingginya angka kemiskinan yang masih menjadi masalah utama di kota ini.
Baca Juga:
Dalam rapat paripurna yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2025-2029, Robi mengungkapkan bahwa presentase kemiskinan di Medan lebih tinggi dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia.
Robi Barus mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan RPJMD 2021-2026, beberapa target penting seperti penurunan angka kemiskinan, penanganan pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi belum tercapai.
Oleh karena itu, ia meminta agar RPJMD 2025-2029 menjadi pedoman utama bagi Walikota Medan dalam merencanakan pembangunan selama dua dekade ke depan.
"Setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan harus memiliki indikator dan target yang jelas serta terukur," tegas Robi, Senin (4/8/2025).
Ia juga menekankan pentingnya masukan dari masyarakat melalui Musrenbang untuk menjadi prioritas dalam penyusunan RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan.
Robi menambahkan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata, program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus dimaksimalkan. "Pengembangan UMKM harus dilakukan secara berkesinambungan, baik dalam permodalan, pelatihan, maupun pemasaran," ujarnya.
Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi
Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan
"Datang ke Rumah Saudara Dikira Pinjam Uang", Sofyan Tan Bagikan Luka Kemiskinan di Hadapan Penerima PIP
Bukan Sekadar Modal, Pendampingan Jadi Kunci Rumah Zakat Entaskan Kemiskinan UMKM Medan
BBM Langka di Medan, Robi Barus: Pemko Medan Harus Segera Koordinasi Dengan Pertamina