Minggu, 23 Agustus 2026

Sutarto Ajak Semua Pihak Kawal MBG di Sumut Cegah Siswa Dari Keracunan

Heru - Selasa, 04 November 2025 09:10 WIB
Sutarto Ajak Semua Pihak Kawal MBG di Sumut Cegah Siswa Dari Keracunan
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Dr Sutarto M.si

Kitakini.news -Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Dr Sutarto M.Si mengajak semua pihak mengawal implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan lancar dan aman, khususnya di Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:

Hal ini disampaikan Sutarto merespon puluhan siswa SD Negeri Onozitoli Sawo, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara yang diduga mengalami keracunan usai mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (31/10/2025) lalu.

Para siswa tersebut diduga keracunan dengan gejala pusing, mual, sakit perut hingga sesak nafas. Para siswa terpaksa dibawa ke Puskesmas Sawo untuk penanganan medis bahkan satu orang diantaranya harus dirujuk ke RSUD M. Thomsen Nias.

Menanggapi hal tersebut, Sutarto meminta agar semua pihak ikut mengawal sejak hulu dan hilir proses MBG ini di bawah.

"Program MBG, yang dicanangkan Presiden Prabowo, bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan makanan bergizi dan memastikan setiap anak yang tidak mampu memperoleh asupan makanan bergizi serta sebagai investasi masa depan bangsa. Dan juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi rakyat.

"Karena itu dalam implementasinya, perlu support semua pihak. Mari kita kawal, ini menjadi tanggung jawab kita bersama," ucap Sutarto kepada wartawan di Medan, Selasa (4/11/2025).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut itu juga menjelaskan, menurut laporan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) pada 13 Oktober 2025, sejak awal pelaksanaan program itu, 11.566 anak mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari penyelenggara MBG.

Menurut Sutarto, harus ada upaya supervisi dan evaluasi secara konprehensif, baik menyangkut tata kelola, jumlah alokasi tiap SPPG, sampai pada rentang waktu dan jarak distribusi ke sekolah-sekolah.

"Tentu kita semua berharap jangan ada lagi kejadian keracunan bagi para siswa di Sumatera Utara," ungkapnya.

Sutarto juga mengajak pihak-pihak seperti BPOM, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan dan institusi terkait lainnya untuk memperkuat dan sinergitas.

"Saya yakin dan percaya dengan memperkuat kolaborasi dan kerjasama yang sinergis, kita semakin bisa meminimalisir kejadian keracunan ini. Pihak sekolah dan orangtua juga kita minta untuk turut serta mengawasi," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun

DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun

Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka

Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka

Bobby Tekankan Percepatan Pembangunan Usai Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD 2026

Bobby Tekankan Percepatan Pembangunan Usai Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD 2026

Bobby Yakinkan Dewan, Dana Bansos Dibayarkan Dalam Sepekan

Bobby Yakinkan Dewan, Dana Bansos Dibayarkan Dalam Sepekan

DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa

DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa

Guru PPPK Direncanakan Diambil Alih Pusat, Yahdi Khoir Minta Segera Implementasikan

Guru PPPK Direncanakan Diambil Alih Pusat, Yahdi Khoir Minta Segera Implementasikan

Komentar
Berita Terbaru