Banjir Bandang dan Longsor Tapteng-Sibolga, Ini Rangkuman Informasi Tim SAR
Kitakini.news -Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Sumatera Utara, seperti Kota Sibolga, Padang Sidimpuan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara dan Mandailing Natal menyebabkan banjir Bandang dan longsor yang mengakibatkan akses jalan putus total, korban jiwa, kerusakan rumah dan aktivitas warga lumpuh.
Baca Juga:
Dari informasi laporan awal dan perkembangan Ops SAR banjir dan longsor Sibolga-Tapanuli Tengah menjelaskan data korban akibat bencana alam tersebut yakni meninggal dunia 9 orang, dalam pencarian 4 orang, luka-luka 3 orang dan saat ini masih dilakukan pendataan dan penyisiran.
Sementara itu lokasi terdampak yang terdampak banjir di Kabupaten Tapteng yakni Kecamatan Badiri, Pinansori, Lumut, Saruduk, Tukka, Pandan, Tapian Nauli dan Kolang.
Untuk wilayah terdampak longsor terdapat 7 titik yakni Badiri 1 titik, Sibabangun 1 titik, Lumut 2 titik, Seruduk 1 titik dan Tapian Nauli 2 titik.
Pos SAR Kota Sibolga juga melaporkan yang diterima dari masyarakat, bahwa saat ini masih dilakukan pencarian dan evakuasi korban. Selain itu, risiko banjir susulan dan longsor juga masih berpotensi dikarenakan cuaca masih hujan deras.
Akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang Kota Sibolga dan Tapteng, jaringan listrik dan komunikasi terputus.Kedua daerah ini dalam kondisi terisolir.
Sementara cuaca ekstrem dan gelombang tinggi menjadi pengamat tim SAR untuk menuju lokasi bencana. Jalur darat juga tidak bisa dilalui alias putus total. (**)
Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Sei Sikambing Medan Ditemukan Meninggal Dunia
Polresta Deli Serdang dan BNNK Gerebek Sarang Narkoba di Kualanamu, Empat Pria Positif Sabu
Wali Kota Medan Siaga Penuh Hadapi Puncak Musim Hujan, 53 Personil TRC BPBD Diterjunkan
Sempat Rendam Tiga Kecamatan, Banjir di Medan Berangsur Surut Senin Sore
Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus