Semangat Belajar Tak Pudar, 65 Lansia di Pematangsiantar Jalani Prosesi Wisuda
Kitakini.news -Sebanyak 65 lanjut usia atau lansia mengikuti wisuda Sekolah Lansia Mandiri Kota Pematangsiantar di Balai Kota Pematangsiantar, Selasa (12/5/2026). Program ini merupakan bagian dari Program Lansia Berdaya (Sidaya) yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.
Baca Juga:
Prosesi wisuda dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr Fatmawati bersama Walikota Wesly Silalahi. Hadir pula Ketua TP PKK Liswati serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Pematangsiantar dr Aulia Syukri.
Walikota Wesly menyebut program Sekolah Lansia menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia melalui pendidikan dan pembinaan berkelanjutan.
Program itu lanjutnya memberi ruang bagi lansia untuk tetap aktif belajar dan berpartisipasi di tengah masyarakat. Ia menilai usia bukan penghalang untuk terus berkembang maupun berbagi pengalaman kepada lingkungan sekitar.
"Terima kasih teruntuk para pengajar dan panitia yang telah bekerja keras dan menyuksukseskan program. Saya berharap (Program Sekolah Lansia) dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi banyak orang," kata Wesly.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Fatmawati mengatakan selama mengikuti Sekolah Lansia, para peserta mendapatkan edukasi kesehatan serta pemeriksaan kesehatan rutin sebelum mengikuti kegiatan belajar.
Dengan adanya program diharapnya mampu mendukung kualitas hidup lansia agar tetap sehat hingga usia lanjut.
Kepala Dinas P2KB Pematangsiantar, Aulia Syukri, mengatakan, peserta wisuda terdiri dari 30 orang asal Kecamatan Siantar Selatan dan 35 orang dari Kecamatan Siantar Timur.
Kegiatan turut diisi penyampaian kesan dari perwakilan peserta. Salah seorang wisudawan, Juniar Hutagaol (65), mengaku bangga dapat mengikuti wisuda setelah sebelumnya mendampingi anak-anaknya menempuh pendidikan tinggi.
"Kami adalah orang tua yang sudah mencetak banyak sarjana, dan hari ini kami jadi sarjana lansia. Kami sangat bersyukur," imbuhnya.
Menurutnya, program menjadi wadah bagi lansia untuk terus belajar sekaligus memperluas interaksi sosial.
Peserta lainnya, St Malonni Sertiani Saragih (82) mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru, mulai dari kesehatan hingga aktivitas olahraga selama mengikuti program.
Polres Pematangsiantar Ungkap Pencurian di Rumah Lansia, Pelaku Berumur 18 Tahun
Pemprov dan DPRD Sumut Dapil XII Komit Tingkatkan Fasilitas, Kesejahteraan Lansia di PSLU Binjai
Peringatan HLUN ke-30 di Medan, Momen Tingkatkan Kepentingan Lansia dalam Kehidupan Sosial
Polres Padang Sidimpuan Ringkus Pelaku Jambret Lansia
Kebakaran Rumah di Paluta Renggut Nyawa Lansia