AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan
Sekolah Rakyat Terintegrasi II berdiri di atas lahan seluas enam hektare milik Pemerintah Kota Medan. Fasilitas pendidikan tersebut dibangun dengan konsep terintegrasi dan dilengkapi berbagai sarana penunjang, mulai dari ruang kelas, asrama, laboratorium, fasilitas olahraga, hingga rumah ibadah guna mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Baca Juga:
Peninjauan dilakukan bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, beserta jajaran Pemerintah Kota Medan. Dalam kesempatan itu, AHY meninjau langsung seluruh fasilitas yang telah selesai dibangun sekaligus memastikan kesiapan sekolah sebelum mulai menerima peserta didik.
Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi II Medan merupakan satu dari lima proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang sedang dibangun pemerintah di Provinsi Sumatera Utara. Selain di Kota Medan, pembangunan sekolah serupa juga dilakukan di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Padangsidimpuan.
Menurut AHY, total anggaran pembangunan lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara mencapai sekitar Rp1,25 triliun, dengan nilai investasi sekitar Rp250 miliar untuk masing-masing sekolah.
Ia menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul yang mampu menjadi penggerak pembangunan daerah maupun nasional," ujar Agus Harimurti Yudhoyono.
Dengan selesainya pembangunan fisik, Sekolah Rakyat Terintegrasi II Medan ditargetkan segera menerima siswa baru dan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang. Pemerintah optimistis keberadaan sekolah tersebut akan memperkuat pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara.
Kapolrestabes Medan: Ledakan Rumah di Grand Polonia Diduga Akibat Kebocoran Gas Tanam
Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas
Viral, Warga Sumbar Disekap dan Disiksa di Luar Negeri.
Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung