Kamis, 30 Juli 2026

Dinas Koperasi Medan Klaim UMKM Bukukan Omzet Rp2,2 Miliar di Bazar MTQ ke-56 Medan

- Senin, 06 Maret 2023 09:08 WIB
Dinas Koperasi Medan Klaim UMKM Bukukan Omzet Rp2,2 Miliar di Bazar MTQ ke-56 Medan

Kitakini.news - Peserta  UMKM yang ikut serta dalam Bazar MTQ ke-56 Kota Medan berhasil membukukan omzet mencapai Rp 2,2 miliar. Penghasilan ini didapatkan sejak buka 25 Februari hingga 4 Maret 2023.

Baca Juga:

Demikian data yang diperoleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution dari penyelenggara, Minggu (5/3/2023) di Medan.  

Dia menyebutkan, ada 100 stand pada Bazar UMKM ini. Sejak pembukaan omzet bazar ini terlihat cukup tinggi. Dia merencanakan, pada 25 Februari omset mencapai sebesar Rp210.000.000, 26 Februari sebesar Rp 201.993.000, 27 Februari sebesar Rp245.750.000, 28 Februari sebesar Rp257.844.000, 1 Maret sebesar Rp280.620.000, 2 Maret sebesar Rp290.765.000, 3 Maret sebesar Rp325.750.000, dan 4 Maret sebesar Rp430.000.000.

Diungkap, stand-stand Bazar UMKM ini berada terpisah dari stand kecamatan dan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan. Setiap malam, lokasi bazar yang didominasi produk kuliner ini dipadati pengunjung. Hal ini mendatangkan omzet yang cukup besar.


Salah seorang pelaku UMKM bernama Muhammad Robiansyah yang yang bakso pentol, sosis gulung, kentang gulir, tempe mendoan mengaku dalam sehari bisa mendapat omzet Rp 8 juta per hari.

 “Di MTQ ini, kami buka dari pukul 10.00 pagi sampai 22.00 malam. Dan, syukur selalu ada pembeli. Bukan saat malam saja, pagi hingga sore juga ada pembeli,” ungkapnya.

Selain di bazar ini, produk UMKM juga dipajang di stand-stand kecamatan maupun perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan. Produk-produk ini juga menarik minat pengunjung. Benny mengatakan,  total omzet UMKM di stand kecamatan dan perangkat daerah ini mencapai Rp165.942.000.

"Total omzet Rp165.942.000. Data ini akan terus dilengkapi. Ada beberapa kecamatan belum memberikan data," ucapnya.

Dia mengatakan, data yang diperoleh pihaknya menunjukkan, produk yang dipajang dari stand-stand kecamatan, perangkat daerah, dan organisasi kemasyarakatan itu berasal dari 160 UMKM binaan.

Benny juga merincikan beberapa omzet UMKM itu, antara lain Kecamatan Medan  22 UMKM omzet Rp6.000.000, Medan Marelan dengan 13 UMKM omzet Rp4.925.000, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Perikanan 9 UMKM omzet Rp48.000.000, dan Kecamatan Medan Baru 40 UMKM omzet Rp12.000.000.  

“Data kita menunjukkan produk UMKM yang dipajangkan di stand-stand kecamatan dan, perangkat daerah, itu berupa baju, sepatu, kerajinan tangan, berbagai kuliner, kain tradisional, minyak tradisional, dan lain-lain,” tutupnya.


Redaksi


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Persib dan Persebaya Sudah Lolos, Siapa Dua Tim Terakhir ke Semifinal Piala Presiden 2026?

Persib dan Persebaya Sudah Lolos, Siapa Dua Tim Terakhir ke Semifinal Piala Presiden 2026?

Bernardo Tavares Akui PSMS Medan Bikin Persebaya Kesulitan

Bernardo Tavares Akui PSMS Medan Bikin Persebaya Kesulitan

Eko Purdjianto Puji Perlawanan PSMS Meski Takluk Tipis dari Persebaya

Eko Purdjianto Puji Perlawanan PSMS Meski Takluk Tipis dari Persebaya

Pemprovsu Siapkan Perda Larangan Penggunaan ‘Vape'

Pemprovsu Siapkan Perda Larangan Penggunaan ‘Vape'

Merusak Generasi Bangsa, Kurir 56,13 Kg Ganja Dihukum 20 Tahun Penjara

Merusak Generasi Bangsa, Kurir 56,13 Kg Ganja Dihukum 20 Tahun Penjara

Gubernur Bobby Nasution Tekankan Ketahanan Pangan sebagai Tanggung Jawab Pemerintah hingga Tingkat Desa

Gubernur Bobby Nasution Tekankan Ketahanan Pangan sebagai Tanggung Jawab Pemerintah hingga Tingkat Desa

Komentar
Berita Terbaru