Selasa, 18 Agustus 2026

APBD Perubahan 2026 Tembus Rp7,7 Triliun, Wali Kota Medan Fokuskan Anggaran pada 6 Prioritas Pembangunan

CT2 - Selasa, 18 Agustus 2026 17:30 WIB
APBD Perubahan 2026 Tembus Rp7,7 Triliun, Wali Kota Medan Fokuskan Anggaran pada 6 Prioritas Pembangunan
Walikota Medan, Ricko Waas saat menyamoaikan laporan pada DPRF Kota Medan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa, 18 Agustus 2026.

Kitakininews.co.id -MEDAN : Pemerintah Kota Medan bersama DPRD Kota Medan menyepakati arah kebijakan anggaran melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 serta KUA-PPAS Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.

Baca Juga:

Penandatanganan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa, 18 Agustus 2026. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen dan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, pimpinan perangkat daerah serta para camat se-Kota Medan.

Dalam postur Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp7,1 triliun lebih, belanja daerah Rp7,7 triliun, serta pembiayaan neto Rp592,2 miliar lebih.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan kesepakatan KUA-PPAS tersebut bukan sekadar memenuhi tahapan administratif, tetapi menjadi pijakan strategis dalam merespons dinamika pembangunan sekaligus mengakomodasi aspirasi masyarakat Kota Medan.

Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada Badan Anggaran DPRD Kota Medan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang telah melakukan pembahasan secara mendalam dan komprehensif terhadap perubahan KUA-PPAS.

"Upaya ini menunjukkan semangat yang nyata dalam mewujudkan anggaran yang aspiratif, efektif, realistis sekaligus rasional," kata Rico Waas.

Menurut Rico Waas, kebijakan pembangunan dalam Perubahan APBD 2026 diarahkan pada enam prioritas strategis. Pertama, membangun Kota Medan yang berbudaya, maju, tertib, aman, dan nyaman.

Kedua, pemerataan pembangunan infrastruktur serta penataan sarana dan prasarana perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ketiga, meningkatkan produktivitas dan keunggulan daya saing perekonomian daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Keempat, memperkuat daya saing sumber daya manusia yang unggul melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Kelima, memperkuat jaminan kesejahteraan sosial serta pemberdayaan masyarakat.

Keenam, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital, termasuk mendorong transformasi menuju "Medan Satu Data" untuk menghasilkan data yang akurat, transparan, dan real time.

"Keenam prioritas tersebut menjadi kerangka utama dalam memastikan bahwa pembangunan ekonomi Kota Medan tidak hanya berorientasi pada peningkatan output ekonomi, namun juga pada pemerataan akses, peningkatan kualitas hidup, dan penguatan daya tahan sosial ekonomi masyarakat," jelas Rico Waas.

Dalam rapat paripurna tersebut, Pemko Medan juga menyampaikan postur rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. Pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp6,9 triliun lebih, belanja daerah Rp7,1 triliun lebih, serta pembiayaan neto Rp175 miliar lebih.

Rico Waas mengatakan pendapatan daerah akan direncanakan secara cermat untuk mendukung pelaksanaan program prioritas. Sementara belanja diarahkan agar efisien dan tepat sasaran, terutama untuk pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan program sosial dan ekonomi masyarakat.

"Pendapatan daerah yang direncanakan dengan cermat ini diharapkan mampu mendorong terlaksananya program-program prioritas. Sedangkan belanja daerah diarahkan secara efisien dan tepat sasaran terutama pada sektor pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan penguatan program sosial ekonomi," ujarnya.

Untuk pembangunan 2027, Pemko Medan menetapkan tiga arah kebijakan utama, yakni menjaga kesinambungan pembangunan dari capaian tahun sebelumnya, memperkuat indikator makro daerah agar target pertengahan periode RPJMD dapat tercapai secara optimal, serta mempercepat pencapaian sasaran pembangunan melalui program dan kegiatan yang terukur, realistis, dan berorientasi hasil.

Rico Waas meminta seluruh perangkat daerah menjalankan tugas dan fungsi secara optimal serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ia juga mendorong jajaran Pemko Medan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Saya berharap seluruh perangkat daerah dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal, berkolaborasi lintas sektor dan selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pesannya.

Dengan kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 dan KUA-PPAS Rancangan APBD 2027 tersebut, Pemko Medan menegaskan komitmennya mengarahkan kebijakan fiskal daerah pada pembangunan yang lebih terukur, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kepala Bapenda Medan Kenakan Pakaian Adat Simalungun Hadiri Upacara HUT ke-81 RI

Kepala Bapenda Medan Kenakan Pakaian Adat Simalungun Hadiri Upacara HUT ke-81 RI

Liverpool Tampil Meyakinkan, Como Takluk 2-0 di Anfield

Liverpool Tampil Meyakinkan, Como Takluk 2-0 di Anfield

Peringati HUT Ke-81 RI, Wali Kota Medan Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Secara Live Streaming

Peringati HUT Ke-81 RI, Wali Kota Medan Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Secara Live Streaming

Sambut Kenduri Diraja 2026, Wali Kota Medan dan Sultan Deli XIV Pererat Sinergi

Sambut Kenduri Diraja 2026, Wali Kota Medan dan Sultan Deli XIV Pererat Sinergi

Spurs Selangkah Lagi Dapatkan Cody Gakpo, Liverpool Mulai Dihubungi

Spurs Selangkah Lagi Dapatkan Cody Gakpo, Liverpool Mulai Dihubungi

Kepala Bapenda Medan Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Kepala Bapenda Medan Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Komentar
Berita Terbaru