Kamis, 17 September 2026

Warga Polonia Keluhkan Peredaran Narkoba, Baskami Minta Polisi Ambil Tindakan

- Jumat, 10 Maret 2023 17:16 WIB
Warga Polonia Keluhkan Peredaran Narkoba, Baskami Minta Polisi Ambil Tindakan

Kitakini.news– Kejahatan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang acapkali menjadi momok di masyarakat. Kali ini, seorang warga Silalahi (57) mengadu peredaran narkoba yang makin marak di lingkungannya.

Baca Juga:

Pada kegiatan reses Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Silalahi mengatakan lingkungannya yang berada di Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, tindak kejahatan Narkoba semakin marak.

"Tolonglah kami pak, Narkoba ini semakin merajalela. Saya minta kepada aparat agar berantas pemakaian Narkoba di lingkungan sekitar kami," katanya, Jumat (10/3/2022).

Menurut Silalahi, peredaran Narkoba di lingkungannya menggunakan berbagai modus operandi, menyasar remaja dan anak-anak. "Dua tiga hari lalu, terbukti ada pencurian sepeda motor dan lainnya setelah kami telusuri si pelaku merupakan pemakai Narkoba," jelasnya.

Baginya, penggunaan Narkoba berdampak langsung dengan tinggibya angka kejahatan pada lingkungan sekitar. "Dalam seminggu bisa tiga kali para warga menciduk pelaku pencurian," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting meminta pihak kepolisian baik Polrestabes Medan dan Polda Sumut untuk turun langsung memberantas peredaran Narkoba di Medan Polonia.

"Sebagai anggota dewan dari dapil sini, saya memiliki keresahan yang sama seperti bapak ibu, terkait Narkoba ini," tambahnya.

Baskami menjelaskan, sesuai data dari Biro Pengendalian Operasi Mabes Polri, per 2021, kejahatan terkait narkotika do Sumut masih level tertinggi se Indonesia.

"Ada 5949 kasus di Sumatera Utara yang tertinggi di tahun 2021 di susul Provinsi DKI Jakarta sebanyak 5810 kasus. Ini menjadi perhatian kita bersama," jelasnya.

Di tahun 2022, kata Baskami, Sumatera Utara masih menempati rangking tertinggi peredaran Narkoba. "Pada semester pertama, Sumut di tahun 2022 masih posisi tertinggi kasus peredaran Narkoba baik sabu, heroin, ganja dan lainnya. Angka ini terus meningkat pada semester akhir dan Sumut masih posisi pertama," imbuhnya.

Baskami menjelaskan tingginya angka tersebut berimplikasi langsung dengan tingginya angka kejahatan lain, baik pencurian, begal, kesusilaan dan lainnya.

"Maka saya minta kepolisian untuk tidak lelah memberantas aksi Narkoba ini. Saya minta para warga juga pro aktif, melaporkan segala modus peredarannya, hal ini menjadi perhatian kita bersama," pungkasnya.





Redaksi 





Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PWI Sumut Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, 900 Anggota Dapat Perlindungan

PWI Sumut Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, 900 Anggota Dapat Perlindungan

DPRD Sumut Tetapkan 7 Komisioner KPID Sumut 2026-2029, Tanpaa Petahana

DPRD Sumut Tetapkan 7 Komisioner KPID Sumut 2026-2029, Tanpaa Petahana

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Dandim 0201/Medan, Letkol Fernando Batubara Resmi Jabat Komandan Baru

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Dandim 0201/Medan, Letkol Fernando Batubara Resmi Jabat Komandan Baru

Sejumlah Lokasi Judi Tembak Ikan Diduga Beroperasi di Deli Serdang, Merek AB Disebut Kuasai Pasar

Sejumlah Lokasi Judi Tembak Ikan Diduga Beroperasi di Deli Serdang, Merek AB Disebut Kuasai Pasar

Setahun Hirup Udara Bebas, IRT Residivis Kembali Ditangkap Jual Ganja

Setahun Hirup Udara Bebas, IRT Residivis Kembali Ditangkap Jual Ganja

Diskusi Reflektif Patria Sumut Soroti Tantangan Politik, Finansial hingga Dampak AI

Diskusi Reflektif Patria Sumut Soroti Tantangan Politik, Finansial hingga Dampak AI

Komentar
Berita Terbaru