Senin, 27 Juli 2026

Gunung Merapi Kembali Erupsi

- Sabtu, 11 Maret 2023 15:41 WIB
Gunung Merapi Kembali Erupsi

Kitakini.news – Gunung Merapi yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali erupsi, Sabtu (11/3/2023) siang.

Baca Juga:

Melansir dari Kompas.com, Sabtu (11/3/2023), Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menerangkan, dari erupsi tersebut terdapat guguran awan panas yang mengarah keSungai Bebengdan/Krasak.

"Telah terjadi guguran awan panas Merapi ketika erupsi, siang ini. Guguran awan panasnya kearah Sungai Bebeng/Krasak dan Merapi masih erupsi,” beber BPPTKG.

Namun, hingga saat ini BPPTKG belum memastikan berapa jarak luncuran awan panas tersebut. BPPTKG mengimbau kepada masyarakatagar segera menjauhi zona bahaya Merapi. "Kita mengimbau masyarakat segera menjauhi daerah bahaya jarak 7 kilometer dari Puncak Merapi terutama di alur Sungai Bebeng dan Krasak,” tandas BPPTKG.

 

 





Redaksi

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba

Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba

Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut

Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut

Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi

Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi

Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas

Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo

Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo

Komentar
Berita Terbaru