Berkat Laoli Dukung dan Apresiasi Penggerebekan Pabrik Narkoba
Kitakininews.co.id - Bendahara Fraksi Partai NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Pdt Berkat Kurniawan Laoli S.Pd MIP mengapresiasi komitmen Kapolri beserta jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumut dan PolrestabesMedan dalam memberantas peredaran Narkoba, termasuk penindakan terhadap lokasi yang diduga menjadi pabrik Narkoba di kawasan Sei Mencirim.
Baca Juga:
Namun Berkat Laoli mengingatkan, pemberantasan Narkoba tidak boleh berhenti pada gebrakan awal atau sekadar menjadi program dalam 100 hari pertama kepemimpinan Kapolri maupun Kapolda Sumut.
Upaya tersebut harus dilakukan secara konsisten, menyeluruh, dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Sumut.
"Kita mengapresiasi langkah dan komitmen Kapolri beserta jajarannya, khususnya Polda Sumut dan Polrestabes Medan, dalam mengungkap tempat yang diduga menjadi pabrik Narkoba di Sei Mencirim. Kita berharap aksi seperti ini terus dilakukan, bukan hanya di awal masa kerja, tetapi berkelanjutan sampai jaringan Narkoba benar-benar diberantas," terang Berkat kepada wartawan di ruang kerjanya, gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (29/10/2026).
Berkat menilai, pemberantasan Narkoba harus menjadi gerakan bersama untuk memulihkan citra Sumatera Utara sekaligus menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika.
Menurutnya, penindakan juga perlu diperluas hingga ke kampung-kampung yang selama ini dikenal sebagai lokasi peredaran Narkoba. Wilayah Kepulauan Nias dan daerah lainnya di Sumut tidak boleh luput dari perhatian aparat penegak hukum.
"Jangan hanya di kota-kota besar. Kita berharap operasi seperti ini menjangkau seluruh kabupaten/kota, termasuk Nias. Semua wilayah harus mendapat perhatian agar tidak ada ruang bagi bandar dan pengedar untuk menjalankan bisnis Barkobanya," tegas Anggota Komisi A ini.
Pemerintah Harus Turun ke Masyarakat
Berkat menegaskan, pemberantasan Narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum oleh kepolisian. Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dan pemerintah kabupaten/kota juga harus mengambil peran melalui edukasi, pencegahan, serta pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia meminta pemerintah lebih aktif turun ke tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya Narkoba, terutama kepada generasi muda dan keluarga.
Edukasi yang berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat mampu mengenali ancaman narkoba sekaligus berani menolak dan melaporkan peredarannya.
Disisi lain, pemerintah juga perlu memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan yang selama ini rawan menjadi tempat peredaran Narkoba.
Kemiskinan dan terbatasnya kesempatan ekonomi, menurutnya, merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong sebagian orang memilih jalan pintas untuk mendapatkan penghasilan.
Karena itu, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemberantasan Narkoba.
"Pemerintah harus hadir di kampung-kampung yang rawan Narkoba. Edukasi harus diperkuat, tetapi pembangunan juga harus merata. Kalau masyarakat memiliki kesempatan kerja dan kehidupan yang lebih baik, kita berharap mereka tidak mudah terjerumus dalam aktivitas ilegal," tegas wakil rakyat Dapil Sumut VIII meliputi kawasan Kepulauan Nias ini.
Komitmen Anggaran Harus Jelas
Lebih lanjut Berkat menilai, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan keluarga perlu diperkuat agar pemberantasan narkoba memberikan hasil nyata.
Ia juga mendorong adanya komitmen anggaran yang memadai untuk mendukung program pencegahan, penyuluhan, rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan Narkoba, serta pemberdayaan masyarakat di kawasan rawan.
Menurutnya, keseriusan pemerintah tidak cukup ditunjukkan melalui pernyataan dan imbauan. Komitmen tersebut harus diwujudkan dalam program yang terukur, berkelanjutan, dan didukung pembiayaan yang jelas.
"Kalau kita serius ingin memberantas narkoba, harus ada komitmen anggaran. Penegakan hukum berjalan, edukasi dilakukan, dan masyarakat juga diberdayakan. Ketiganya harus bersinergi," ujarnya.
Berkat berharap langkah tegas aparat kepolisian dapat terus dipertahankan dan diperkuat dengan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dengan demikian, pemberantasan Narkoba tidak hanya memutus jaringan peredaran, tetapi juga membangun lingkungan yang lebih aman dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Sumatera Utara.
"Tujuan akhirnya bukan hanya menangkap pelaku, melainkan menyelamatkan masyarakat dan generasi muda. Kita ingin Sumatera Utara terbebas dari ancaman Narkoba dan tidak lagi dikenal sebagai daerah dengan persoalan Narkotika yang tinggi," pungkasnya. (**)
Sungai Belawan Meluap ke Jalan, Kendaraan Tak Bisa Melintas
Pastikan Pasokan BBM Aman Jelang Nataru, Gubsu Tinjau Fuel Terminal Pertamina di Gunung Sitoli
Subandi: Suspend SPPG Yang Tak Miliki IPAL
PSMS Vs Persija Jadi Pembuka I.League Cup, Dispora Sumut Benahi Rumput Stadion Utama
Sungai Deli Meluap, Kampung Aur Terendam