Kapal Nelayan Tradisional Ditabrak Kapal Nelayan Asing hingga Karam di Selat Malaka
Kitakininews.co.id -Alami mati mesin di tengah laut, kapal nelayan asal Deli Serdang tertabrak dengan kapal nelayan berbendera Taiwan di perairan Selat Malaka. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh nelayan berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan asing tersebut.
Baca Juga:
Kejadian bermula saat tiga orang nelayan asal
Desa Paluh Sibaji, Kabupaten Deli Serdang, hendak menangkap ikan mengalami
kerusakan mesin diperbatasan perairan Indonesia-Malaysia, sebelum akhirnya
ditabrak oleh kapal ikan tuna berbendera Taiwan, MV. Ching Kuo Yu Fa Hao,
hingga tenggelam, Rabu malam (27/10/2026).
Setelah tertabrak KM. El Rayyan karam, kapal
nelayan asing berbendera Taiwan langsung mengevakuasi terhadap tiga nelayan
tradisional dan berkordinasi dengan mengerahkan kapal KRI Torani 860.
Berkat koordinasi yang matang dan keterampilan
prajurit di lapangan, ketiga orang nelayan tradisional yakni, berinisial RS
(40) selaku nakhoda, serta RM (19) dan S (43) sebagai ABK, berhasil dipindahkan
ke atas geladak KRI Torani-860 dengan selamat.
Komandan Kri Torani 860, Mayor Laut (P) Vicky
Pratama Sitepu, Kamis (28/10/2026), mengatakan setelah mendapat laporan melalui
radio, petugas menemukan titik lokasi dan melakukan penjemputan tiga nelayan
tradisional.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan di tengah laut, namun akibat kejadian tersebut nelayan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah setelah kapal yang mereka tumpangi, untuk mencari ikan karam.
Semangat 28 Oktober, Pemuda dan Polri Harus Bersatu Berantas Narkoba di Sumut
Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka, WN Taiwan Jadi Tersangka
Taubatnya Seorang Pembalak Mangrove, Kini Menjadi Penjaga di Langkat Selat Malaka
Dorong Efisiensi Logistik, Pemprovsu Perkuat Konektivitas Kuala Tanjung–Penang Port
Tujuh Jam Terombang Ambing di Laut, 4 Awak Kapal Berhasi Diselamatkan