Senin, 27 Juli 2026

DPRD Sumut Minta BI dan Aparat Penegak Hukum Awasi Peredaran Upal

- Jumat, 31 Maret 2023 00:09 WIB
DPRD Sumut Minta BI dan Aparat Penegak Hukum Awasi Peredaran Upal

Kitakini.news – Bank Indonesia, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan aparat penegak hukum lainnya diminta mengawasi peredaran uang palsu yang kini dikabarkan beredar di tangan pemakai dan bandar Narkoba.

Baca Juga:

"Kita minta lakukan Patroli untuk mengantisipasi peredaraan Upal yang banyak ditemukan di tangan pemakai dan bandar (agen) Narkoba," ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Benny Harianto Sihotang kepada wartawan di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (30/3/2023).

Benny menjelaskan, berbagai langkah termasuk patroli dimaksudkan untuk mencegah peredaran Upal di tengah-tengah dinilai penting. Sebab, saat ini momen bulan suci Ramadhan dan diikuti dengan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

"Momen seperti ini selalu digunakan oleh oknum tertentu untuk berusaha mengelabui masyarakat dengan cara menukarkan upal," cetus Politisi Partai Gerindra ini.

Maka dari itu, sambung Wakil Rakyat yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut II meliputi Kota Medan ini, DPRD Sumut meminta BI, kepolisian dan jajaran penegak hukum intens melakukan patroli, sehingga bisa meminimalisir  keresahan warga.

"Apalagi ada temuan bahwa Upal beredar di tangan pemakai dan bandar Narkoba, sehingga bisa merugikan warga, khususnya pedagang kecil tidak memiliki fasilitas pengecekan uang alsi atau palsu di warung mereka,” paparnya.

Benny mengungkapkan, selain bertujuan melindungi warga Sumut dari perilaku jahat oknum penyebar uang palsu, langkah pencegahan terhadap Upal juga diharapkan tidak mengusik konsentrasi umat Islam dalam menjalankan ibadah suci dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H mendatang.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim mengatakan, uang palsu selalu ada di setiap negara. Hanya saja, jumlah uang palsu di Indonesia yang beredar cukup kecil.

"Karenanya Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang baru ke bank-bank resmi. Hal ini dinilai penting untuk mengatisipasi adanya potensi uang palsu hingga jumlah uang yang tidak sesuai dengan penukaran," pungkasnya.

 

 



Redaksi 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba

Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba

Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut

Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut

Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi

Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi

Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas

Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo

Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo

Komentar
Berita Terbaru