Kamis, 17 September 2026

DPRD Sumut Minta BI dan Aparat Penegak Hukum Awasi Peredaran Upal

- Jumat, 31 Maret 2023 00:09 WIB
DPRD Sumut Minta BI dan Aparat Penegak Hukum Awasi Peredaran Upal

Kitakini.news – Bank Indonesia, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan aparat penegak hukum lainnya diminta mengawasi peredaran uang palsu yang kini dikabarkan beredar di tangan pemakai dan bandar Narkoba.

Baca Juga:

"Kita minta lakukan Patroli untuk mengantisipasi peredaraan Upal yang banyak ditemukan di tangan pemakai dan bandar (agen) Narkoba," ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Benny Harianto Sihotang kepada wartawan di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (30/3/2023).

Benny menjelaskan, berbagai langkah termasuk patroli dimaksudkan untuk mencegah peredaran Upal di tengah-tengah dinilai penting. Sebab, saat ini momen bulan suci Ramadhan dan diikuti dengan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

"Momen seperti ini selalu digunakan oleh oknum tertentu untuk berusaha mengelabui masyarakat dengan cara menukarkan upal," cetus Politisi Partai Gerindra ini.

Maka dari itu, sambung Wakil Rakyat yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut II meliputi Kota Medan ini, DPRD Sumut meminta BI, kepolisian dan jajaran penegak hukum intens melakukan patroli, sehingga bisa meminimalisir  keresahan warga.

"Apalagi ada temuan bahwa Upal beredar di tangan pemakai dan bandar Narkoba, sehingga bisa merugikan warga, khususnya pedagang kecil tidak memiliki fasilitas pengecekan uang alsi atau palsu di warung mereka,” paparnya.

Benny mengungkapkan, selain bertujuan melindungi warga Sumut dari perilaku jahat oknum penyebar uang palsu, langkah pencegahan terhadap Upal juga diharapkan tidak mengusik konsentrasi umat Islam dalam menjalankan ibadah suci dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H mendatang.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim mengatakan, uang palsu selalu ada di setiap negara. Hanya saja, jumlah uang palsu di Indonesia yang beredar cukup kecil.

"Karenanya Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang baru ke bank-bank resmi. Hal ini dinilai penting untuk mengatisipasi adanya potensi uang palsu hingga jumlah uang yang tidak sesuai dengan penukaran," pungkasnya.

 

 



Redaksi 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PWI Sumut Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, 900 Anggota Dapat Perlindungan

PWI Sumut Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, 900 Anggota Dapat Perlindungan

DPRD Sumut Tetapkan 7 Komisioner KPID Sumut 2026-2029, Tanpaa Petahana

DPRD Sumut Tetapkan 7 Komisioner KPID Sumut 2026-2029, Tanpaa Petahana

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Dandim 0201/Medan, Letkol Fernando Batubara Resmi Jabat Komandan Baru

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Dandim 0201/Medan, Letkol Fernando Batubara Resmi Jabat Komandan Baru

Sejumlah Lokasi Judi Tembak Ikan Diduga Beroperasi di Deli Serdang, Merek AB Disebut Kuasai Pasar

Sejumlah Lokasi Judi Tembak Ikan Diduga Beroperasi di Deli Serdang, Merek AB Disebut Kuasai Pasar

Setahun Hirup Udara Bebas, IRT Residivis Kembali Ditangkap Jual Ganja

Setahun Hirup Udara Bebas, IRT Residivis Kembali Ditangkap Jual Ganja

Diskusi Reflektif Patria Sumut Soroti Tantangan Politik, Finansial hingga Dampak AI

Diskusi Reflektif Patria Sumut Soroti Tantangan Politik, Finansial hingga Dampak AI

Komentar
Berita Terbaru