Minggu, 30 Agustus 2026

Pedagang Kecil Hanya Cari Makan, Rapidin Simbolon: Manusiakan Mereka!

- Jumat, 21 April 2023 14:40 WIB
Pedagang Kecil Hanya Cari Makan, Rapidin Simbolon: Manusiakan Mereka!

Kitakini.news – PDI Perjuangan pada umumnya tidak menentang kebijakan larangan menjual pakaian bekas impor (Monza) yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat, namun DPD PDI Perjuangan Sumut meminta kepada pihak terkait agar mengimplementasikannya secara adil dengan memperhitungkan aspek kemanusiaan.

Baca Juga:

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapididn Simbolon Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Anggota DPRD Sumut Sugianto Makmur dan Anggota DPRD Kota Medan Hendri Duin, saat menerima audiensi pedagang kecil pakaian bekas import di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumut Jalan Jamin Ginting Medan, Kamis (20/4/2023).

“Kenapa pertimbangan aspek kemanusiaan penting, karena pedagang kecil bukanlah pemain inti dari beredarnya Monza di Medan. Mereka hanya pemain kecil yang menggantungkan nasibnya dengan berdagang seadannya. Jadi kalau ada penangkapan dan penyitaan tentu berimbas pada kehidupan mereka termasuk anak dan keluarga lainnya. Kan kasihan kalau begitu ceritanya,” tandas Rapidin kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Jumat (21/4/2023).

Kalau mau selesaikan, kata Rapidin, selesaikan “pemain besarnya” dulu, agar jangan seolah-olah hukum tumpul keatas dan tajam kebawah,

“Ini yang menjadi perhatian kita. Gimana pun mereka masyarakat Indonesia yang memiliki hak untuk hidup tenang. Mau jualan malah di uber-uber aparat, mau jualan takut kan kasian. Akhirnya gegara Monza malah terjadi tragedi kemanusiaan,” ketus Rapidin.

Untuk itu, lanjut Rapidin, dirinya sudah memberikan intruksi kepada tiga pilar partai untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan agar larangan penjualan Barang Bekas Import tidak sampai menimbulkan tragedi kemanusiaan.

“Kita tahu masyarakat kecil yang bergantung pada sektor ini sangat banyak, perlu langkah konkrit agar mereka tetap bisa hidup. Jangan hanya dilarang tapi tidak diberi solusi, ini fatal menurut saya. Dan kita mengimbau kepada pihak terkait agar jangan asal main hantam saja. Gunakan pendekatan humanis agar tidak terjadi gejolak,” pungkasnya.

 

 

Redaksi 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gelar Turnamen Mini Soccer, SP PLN UID Sumut Perkuat Wellbeing Pegawai

Gelar Turnamen Mini Soccer, SP PLN UID Sumut Perkuat Wellbeing Pegawai

Anak Kepulauan Nias Jadi Lulusan Terbaik, Darni Gulo Buktikan KIP Kuliah Aspirasi Sofyan Tan Buka Jalan Masa Depan

Anak Kepulauan Nias Jadi Lulusan Terbaik, Darni Gulo Buktikan KIP Kuliah Aspirasi Sofyan Tan Buka Jalan Masa Depan

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Henry Dumanter Apresiasi Polda dan Kejati Sumut Tangani Kasus Dugaan Penipuan Rp5,5 Miliar

Henry Dumanter Apresiasi Polda dan Kejati Sumut Tangani Kasus Dugaan Penipuan Rp5,5 Miliar

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah

Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah

Komentar
Berita Terbaru