Minggu, 26 Juli 2026

Cuaca Ekstrem Landa Sumut, Masyarakat dan Stakeholder Diimbau Waspada

- Kamis, 04 Mei 2023 20:09 WIB
Cuaca Ekstrem Landa Sumut, Masyarakat dan Stakeholder Diimbau Waspada

Kitakini.news – Masyarakat diimbau agar lebih waspada menghadapi cuaca ekstrim yang saat ini sedang melanda Sumatera Utara. Tak hanya itu, rakyat Sumut beserta Stakeholder juga diminta terus berkolaborasi untuk meminimalisir dampak bencana.

Baca Juga:

 

“Kita harus lebih waspada karena cuaca saat ini agak sulit diprediksi, Stakeholder, masyarakat, dan BPBD harus berkolaborasi, bekerjasama untuk mengantisipasi situasi-situasi bencana,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sumut, Yosi Sukmono kepada wartawan di Medan, Kamis (4/5/2023).

 

Yosi mengungkapkan, bahwa pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Begitu juga dengan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk lebih waspada akan bencana alam. Dan ini sebagai langkah awal.

 

Saat banjir bandang melanda kawasan Sibolangit dan pemandian alam Sembahe, Kabupaten Deli Serdang, jelas Yosi, pihaknya langsung bergerak membantu warga yang terdampak. Sedikitnya ada delapan rumah yang terdampak dan tidak ada korban jiwa, mereka juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang rumahnya rusak diterjang banjir bandang.

 

“Kita langsung terjun, besoknya Wakil Gubernur Sumut Bapak Musa Rajekshah juga langsung turun meninjau, walau agak tersendat karena jalanan macet sekitar dua jam saat itu dan saya yakin BPBD Deli Serdang juga sudah bersiap karena sebelum banjir bandang kita sudah memprediksi karena hujan cukup lebat,” bebernya.

 

Sementara itu, Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Meteorologi Belawan Ramos L. Tobing mengatakan pada tanggal 1-20 Mei 2023, terjadi peningkatan curah hujan dengan kategori rendah hingga sedang. Kemudian, Juni hingga Juli Sumut akan dilanda kemarau yang cukup panjang.

 

“Dasarian 1 dan 2 Mei 2023 curah hujan rata-rata rendah hingga tinggi, walau mungkin ada yang ekstrem, tetapi di akhir bulan akan menurun dan kita memasuki musim kemarau di bulan Juni dan Juli,” papar Ramos L Tobing.

 

Ramos juga mengimbau kepada masyarakat agar rajin memantau perkembangan cuaca dari BMKG, sebelum memutuskan beraktivitas di luar rumah. Masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi Info BMKG yang memberikan informasi teraktual terkait cuaca dan bencana alam.

 

“Sedia payung, baik saat ini juga pada bulan Juni dan Juli saat musim kemarau, karena mungkin panasnya cukup terik. Sampai saat ini dari pantauan kami belum masuk kategori ekstrem di Sumut, tertinggi 36 derajat Celcius, tetapi kalau sudah masuk 37 derajat, sudah masuk ke kategori ekstrem,” pungkas Ramos.

 

 



 

Redaksi

 


 

 

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba

Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba

Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut

Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut

Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi

Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi

Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas

Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo

Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo

Komentar
Berita Terbaru