Selasa, 03 November 2026

Nawal Minta Masyarakat Sumut Pahami Leukimia dan Thalasemia

- Kamis, 22 Juni 2023 18:43 WIB
Nawal Minta Masyarakat Sumut Pahami Leukimia dan Thalasemia

Kitakini.news – Thalasemia dan Leukemia adalah dua penyakit yang berhubungan dengan darah dan sangat membutuhkan penanganan yang serius, serta memakan waktu yang lama dalam proses pengobatan atau perawatannya.

Baca Juga:

 

“Berdasarkan laporan dari Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman, Indonesia masuk dalam kawasan sabuk Thalasemia atau berisiko tinggi dan sebagian besar penduduknya sebagai pembawa sifat Thalasemia. Penderitanya terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Sumatera Utara (YKI Sumut) saat meninjau kegiatan Sosialiasi Thalasemia dan Leukemia, sekaligus Pelaksanaan Donor Darah di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah  Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (22/6/2023).

 

Pada kesempatan itu, Nawal juga mengimbau masyarakat memahami penyakit Leukimia dan Thalasemia

 

Nawal menjelaskan, thalasemia adalah kelainan darah karena kurangnya hemoglobin (Hb) yang normal pada sel darah merah. Kelainan ini membuat penderitanya mengalami anemia atau kurang darah.

 

“Berdasarkan data Yayasan Thalasemia Indonesia, jumlah pederitanya dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun 2021 jumlah penderita sebanyak 10.973 jiwa,” ungkapnya.

 

Kemudian, lanjut Nawal, Leukemia merupakan penyakit kanker darah dan menurut data tahun 2020, terdapat 474.519 kasus baru dan 311.594 kematian diseluruh dunia, dengan kejadian paling banyak ditemukan di negara asia.

 

“Di Indonesia sendiri, menurut data WHO, pada 2019 terdapat 11.314 kematian yang diakibatkan oleh Leukemia, yang merupakan kanker dengan kasus kematian tertinggi nomor lima, setelah kanker paru-paru, payudara, serviks dan hati,” ungkapnya.

 

Nawal pun mengajak para peserta sosialisasi untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, agar apa yang dijelaskan oleh narasumber tentang dua penyakit tersebut dapat dipahami, hingga disebarluaskan kepada keluarga, kerabat, tetangga dan sesama anggota organisasi.

 

Nawal juga meninjau dan menyapa para pendonor yang memberikan darahnya, dengan fasilitas dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan.

 

Puluhan pendonor dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan unsur Forkopimda tampak antusias mendonorkan darahnya.

 

 







Redaksi

 


 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?

Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?

Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC

Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC

Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah

Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi dengan TNI, Target Pertahankan Empat Emas PON 2028

Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi dengan TNI, Target Pertahankan Empat Emas PON 2028

Saya Cuma Jual Kerupuk dan Cuci Piring, Pak!”

Saya Cuma Jual Kerupuk dan Cuci Piring, Pak!”

Komentar
Berita Terbaru