Sama-Sama Menang di Laga Ketiga Grup C, Satria Muda dan Pelita Medan Lakoni Laga Hidup Mati Minggu Ini
Situasi ini tak lepas dari hasil pertandingan di Stadion Unimed, Kamis (2/4/2026). Satria Muda FC tampil meyakinkan dengan kemenangan 2-0 atas Muspika FC. Namun peluang mereka belum sepenuhnya aman karena di laga lain, Pelita Medan Soccer juga meraih kemenangan identik 2-0 atas Tanjungbalai United.
Baca Juga:
Tambahan tiga poin membuat Satria Muda kini mengoleksi 7 angka, unggul atas Pelita Medan Soccer yang mengumpulkan 4 poin. Meski hanya butuh hasil imbang di laga terakhir, Satria Muda tetap berada dalam tekanan. Pasalnya, jika kalah, Pelita akan menyamai poin dan berhak lolos berkat keunggulan head to head sesuai regulasi kompetisi.
Di sisi lain, Paya Bakung United tetap aman di puncak. Bahkan jika terpeleset di laga terakhir melawan Muspika, mereka tetap unggul rekor pertemuan atas dua pesaingnya.
Pelatih Satria Muda FC, Imam Faisal, menegaskan timnya siap menghadapi laga penentuan.
"Saya tekankan hari ini penentuan ke 6 besar. Anak-anak mau kerja keras. Target awal kita lolos penyisihan saja. Tahun lalu kita gak lolos, tapi tahun ini ada progres," ujarnya.
Satria Muda musim ini mengandalkan kekuatan pemain muda, dengan hanya dua pemain senior, Hanbal dan Hermanto, yang merupakan mantan pemain PSDS.
Dalam laga kontra Muspika, Satria Muda tampil dominan sejak awal. Gol pembuka lahir pada menit ke-21 lewat aksi Christoper Damanik. Keunggulan kemudian digandakan Muhammad Fadli Imansyah pada menit ke-34, menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Memasuki babak kedua, Muspika semakin kesulitan setelah Fauzan Habibi diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-53. Meski bermain dengan 10 orang, mereka sempat mendapat peluang emas lewat penalti, namun eksekusi Robert Simatupang berhasil digagalkan kiper Hafiz. Hingga peluit akhir, skor tak berubah.
Sementara itu, Pelita Medan Soccer menunjukkan kebangkitan impresif. Menghadapi Tanjungbalai United, mereka tampil agresif sejak awal laga. Dhafa Wardana menjadi bintang dengan dua gol yang memastikan kemenangan 2-0.
Pelatih Pelita, M Yunus Saragih, menegaskan timnya siap tampil habis-habisan di laga terakhir.
"Anak-anak harus jaga kondisi saja. Cukup menang 1-0 kita lanjut ke 6 besar. Insya Allah kita bisa menunjukan kualitas terbaik untuk Minggu," katanya optimistis.
Ia juga menilai kekuatan tim di Grup C relatif seimbang.
"Berimbang-berimbang kekuatannya, kemarin hanya kita kecolongan saat bertemu Paya Bakung. Tapi kemenangan hari ini membuat anak-anak kembali percaya diri. Untuk Minggu nanti striker kita M Ramadhan yang kena kartu merah sudah bisa bermain. Anak-anak kembali," pungkasnya.
Laga penentuan antara Satria Muda FC dan Pelita Medan Soccer dipastikan berlangsung sengit. Satu tiket terakhir menuju 6 besar kini benar-benar ditentukan dalam duel hidup mati.
Kejari Tanjungbalai Didesak Tangkap Buronan Kasus PMI Ilegal 'Cek Rasyid'
Payabakung dan PS Kwarta Tancap Gas di Enam Besar Liga 4 Sumut
Pelita Medan Soccer Lolos Enam Besar, Bayu Sugara Hattrick
Gol Tunggal Leo Daviansyah ke Gawang Pelita Medan Bawa Paya Bakung Kokoh Memimpin
Comeback Dramatis! Paya Bakung United Puncaki Grup C