Final Piala FA 2026 City vs Chelsea: Pep Waspada, McFarlane Tak Gentar di Wembley
Baca Juga:
Bagi Manchester City, laga ini bukan sekadar final biasa. Pasukan Pep Guardiola datang membawa beban sejarah setelah dua kali gagal di final sebelumnya. Namun di balik status favorit, Guardiola justru mengakui persiapan timnya jauh dari ideal akibat jadwal yang padat.
Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan skuadnya bahkan hampir tak punya waktu latihan sebelum final karena padatnya kalender kompetisi.
"Kami bahkan belum benar-benar berlatih," ujar Guardiola menjelang laga, menggambarkan betapa mepetnya waktu pemulihan timnya usai pertandingan liga tengah pekan.
Meski demikian, ia menyebut situasi itu sebagai "harga dari kesuksesan" yang harus diterima klub besar.
Namun, Guardiola memastikan satu hal: City tetap datang dengan misi besar untuk membahagiakan suporternya yang kembali memenuhi Wembley.
"Pesannya adalah bagaimana kami bergerak, berlari, dan bermain melawan Chelsea untuk mengalahkan mereka," kata Guardiola.
Ia menambahkan, jerih payah suporter dstang ke London harus dibayar dengan penampilan luar biasa dari Manchester City.
"Ini final Piala FA di Wembley, dua klub besar, dan para suporter kami melakukan pengorbanan luar biasa datang ke London. Kami ingin tampil sebaik mungkin dan menang untuk mereka," ucapnya.
Guardiola juga menyinggung hubungan spesialnya dengan Wembley. Final kali ini menjadi laga ke-24 City di stadion ikonik itu selama eranya. Dengan nada bercanda, ia bahkan mengatakan mungkin suatu hari Wembley harus memberinya sebuah ruang khusus karena terlalu sering datang.
Di kubu lawan, Chelsea datang dengan cerita yang berbeda. Musim yang sempat berantakan kini memiliki satu kesempatan penebusan. Sosok interim, Callum McFarlane, menjadi harapan baru The Blues di tengah badai inkonsistensi.
Meski minim pengalaman di level tertinggi, McFarlane menolak terintimidasi oleh nama besar Guardiola maupun kekuatan City.
"Pada akhirnya ini pertandingan sepak bola. Ini bukan tentang saya, bukan tentang pertandingan pertama saya atau melawan Pep," ujar McFarlane.
"Fokusnya adalah bagaimana kami bisa tampil baik sebagai tim dan memberi diri kami peluang untuk menang," sambungnya dengan tenang.
Pelatih sementara Chelsea itu juga menepis gangguan isu masa depannya di Stamford Bridge. Baginya, final Piala FA jauh lebih penting daripada rumor siapa pelatih permanen berikutnya.
McFarlane menegaskan seluruh konsentrasinya tertuju pada satu tujuan: mematahkan kutukan Chelsea di final domestik dan membawa pulang trofi yang bisa menyelamatkan musim mereka.
Di atas kertas, Manchester City memang lebih diunggulkan. City sedang mengejar trofi kedua musim ini setelah memenangkan Piala Liga dan punya catatan impresif di Wembley. Namun Chelsea punya satu modal berbahaya: tak ada yang benar-benar mengharapkan mereka menang.
Sumber: Reuters, Manchester City Official, The Guardian, Independent, Football Faithful.
Pep Guardiola Bongkar Sisi Gelap di Manchester City: Marah kepada Haaland hingga Bicara Perceraian
Rodri Tiba di Barcelona, Selangkah Lagi Resmi Jadi Pemain Blaugrana
Liverpool Tampil Meyakinkan, Como Takluk 2-0 di Anfield
Spurs Selangkah Lagi Dapatkan Cody Gakpo, Liverpool Mulai Dihubungi
Duel Pramusim, Manchester City Bangkit, Taklukkan Atletico Madrid 3-1