Thailand Lolos Dramatis, Malaysia Tumbang 3-2 di Stadion Teladan
Pertandingan paling menegangkan di Grup B ASEAN U-19 Boys' Championship 2026 tersaji di Stadion Teladan, Medan, Senin (8/6/2026) pukul 20.00 WIB. Thailand U-19 keluar sebagai pemenang setelah menaklukkan Malaysia U-19 dengan skor tipis 3-2 dalam duel yang berlangsung sengit sejak menit awal hingga akhir. Hasil ini memastikan Thailand mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen Grup B sekaligus menjaga catatan sempurna mereka di turnamen.
Baca Juga:
Laga ini sejatinya mempertemukan dua tim yang sama-sama datang dengan modal enam poin dari dua pertandingan pertama. Tidak mengherankan jika pertandingan berlangsung terbuka karena kedua tim ingin memastikan tiket ke semifinal tanpa bergantung pada hasil pertandingan lain.
Malaysia justru membuka keunggulan lebih dahulu saat pertandingan baru berjalan 13 menit. Amar Imran memanfaatkan celah di pertahanan Thailand dan membawa Harimau Malaya Muda unggul 1-0. Gol tersebut sempat membuat pendukung Malaysia yang hadir di Stadion Teladan bergemuruh.
Namun Thailand menunjukkan karakter juara. Tim berjuluk Gajah Perang Muda itu tidak panik dan terus menekan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-21 ketika Pichaiya Kongsri berhasil mencetak gol penyeimbang. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.
Setelah gol penyama kedudukan, Thailand semakin percaya diri menguasai permainan. Serangan demi serangan terus diarahkan ke pertahanan Malaysia. Hasilnya terlihat pada menit ke-42 saat Peerada Lasawat sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Thailand. Gol tersebut membuat Thailand berada di atas angin menjelang turun minum.
Akan tetapi, Malaysia menolak menyerah. Ketika babak pertama tampak akan berakhir dengan keunggulan Thailand, Arsyad Shamsul Aswadi muncul sebagai penyelamat. Pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit 45+2, ia mencetak gol yang mengubah skor menjadi 2-2. Gol itu menjadi suntikan moral besar bagi Malaysia saat kedua tim memasuki ruang ganti.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Kedua tim bermain agresif dan saling bertukar serangan. Thailand berusaha memanfaatkan kecepatan para pemain depannya, sementara Malaysia beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.
Meski menciptakan sejumlah peluang, kedua tim kesulitan menembus pertahanan lawan. Malaysia sempat terlihat lebih nyaman dalam fase tertentu pertandingan, tetapi Thailand tetap mampu menjaga intensitas serangan hingga menit-menit akhir.
Momen penentu akhirnya hadir pada menit ke-81. Thailand mendapatkan hadiah penalti setelah tekanan beruntun mereka memaksa pertahanan Malaysia melakukan pelanggaran di area terlarang. Eksekusi penalti Tansri berhasil dikonversi menjadi gol yang membawa Thailand unggul 3-2. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Malaysia yang sebelumnya tampil cukup disiplin sepanjang pertandingan.
Pada sisa waktu pertandingan, Malaysia mencoba mengejar ketertinggalan. Serangan demi serangan dilancarkan ke jantung pertahanan Thailand. Namun lini belakang Thailand mampu bertahan dengan baik dan menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi Thailand karena diraih melawan pesaing terkuat di Grup B. Sebelumnya mereka menghancurkan Brunei Darussalam 9-0 dan mengalahkan Singapura 4-0. Dengan tambahan tiga poin dari laga kontra Malaysia, Thailand menutup fase grup dengan rekor sempurna dan produktivitas gol yang mengesankan.
Bagi Malaysia, kekalahan ini memang menyakitkan lantaran gagal ke semi final setelah hasil tersebut sejauh ini membuat VIetnam menjadi runner-up terbaik. Namun performa mereka tetap layak mendapat apresiasi. Skuad muda Harimau Malaya mampu memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali membuat Thailand berada dalam tekanan. Gol-gol dari Amar Imran dan Arsyad Shamsul Aswadi menunjukkan bahwa Malaysia memiliki potensi besar untuk bersaing di level regional.
Sumber: aseanfootball.org,sofascore.com
HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan
Driver Taksi Online Dibunuh dan Dirampok, Dua Terduga Pelaku Ditangkap Jatanras Polda Sumut
Kepala Bapenda Medan Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Driver Taksi Online Tewas di Kebun Tebu, Tubuh Penuh Luka dan Mobil Raib