Alex Pereira Tambah Daftar Juara UFC yang Gagal Saat Naik Kelas
Kitakini.news - Ambisi besar Alex Pereira untuk mencetak sejarah baru di UFC harus berakhir pahit. Mantan juara kelas menengah dan kelas berat ringan itu menjadi nama terbaru dalam daftar petarung elite yang gagal merebut gelar ketika mencoba naik ke divisi yang lebih berat.
Baca Juga:
Pada ajang UFCFreedom 250 yang berlangsung di Washington D.C., Pereira tumbang di tangan Ciryl Gane dalam perebutan sabuk interim kelas berat. Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan mimpinya menjadi petarung pertama dalam sejarah UFC yang mampu meraih gelar juara di tiga divisi berbeda.
Berdasarkan laporan sejumlah media MMA internasional, Gane memenangkan pertarungan melalui TKO pada ronde kedua setelah mendominasi jalannya laga.
Kekalahan itu terasa semakin menyakitkan karena Pereira sebenarnya hanya selangkah lagi menuju pencapaian yang belum pernah diraih siapa pun di UFC. Setelah sukses menjadi juara kelas menengah dan kemudian menaklukkan divisi kelas berat ringan, petarung Brasil tersebut berupaya menambah mahkota ketiga di kelas berat.
Namun sejarah menunjukkan bahwa perpindahan ke kelas yang lebih tinggi bukanlah jalan mudah, bahkan bagi para juara terbesar sekalipun.
Jalan Terjal Para Juara yang Ingin Menaklukkan Divisi Baru
Sebelum Pereira, sejumlah nama besar pernah mencoba mengikuti jejak para juara dua divisi. Akan tetapi, mereka justru menemukan tantangan yang jauh lebih berat ketika berhadapan dengan lawan yang memiliki ukuran tubuh, kekuatan, dan karakter bertarung berbeda.
Alexander Volkanovski
Salah satu contohnya adalah Alexander Volkanovski. Setelah mendominasi kelas bulu selama bertahun-tahun, petarung Australia itu dua kali mencoba merebut sabuk kelas ringan dari Islam Makhachev. Pada kesempatan pertama ia kalah melalui keputusan juri dalam pertarungan ketat, sedangkan pada pertemuan kedua ia harus menerima kekalahan knockout.
Israel Adesanya
Nasib serupa dialami Israel Adesanya. petarung yang sempat menjadi penguasa kelas menengah itu sempat mencoba naik ke kelas berat ringan untuk menghadapi Jan Blachowicz pada UFC 259. Meski tampil kompetitif, Adesanya akhirnya kalah angka dan gagal menambah koleksi gelarnya.
Max Holloway
Max Holloway juga pernah mencoba peruntungan di kelas ringan. Saat menghadapi Dustin Poirier untuk memperebutkan sabuk interim kelas ringan UFC pada 2019, mantan juara kelas bulu tersebut harus mengakui keunggulan lawannya setelah bertarung selama lima ronde.
T.J. Dillashaw
Nama lain yang gagal mewujudkan mimpi serupa adalah T.J. Dillashaw. Mantan juara kelas bantam itu turun ke kelas terbang demi mengejar status juara dua divisi. Namun langkahnya terhenti setelah dikalahkan Henry Cejudo hanya dalam hitungan detik pada ronde pertama.
Daftar tersebut juga mencakup legenda-legenda seperti José Aldo, Frankie Edgar, Demetrious Johnson, Joanna JÄ™drzejczyk, hingga Valentina Shevchenko yang pada kesempatan tertentu gagal merebut sabuk di divisi lain setelah lebih dulu mencicipi status juara UFC.
Meski banyak yang tersandung, sejarah UFC juga mencatat sejumlah nama yang berhasil melintasi batas divisi. Conor McGregor menjadi petarung pertama yang memegang dua sabuk UFC secara bersamaan setelah menjuarai kelas bulu dan kelas ringan. Daniel Cormier sukses menguasai kelas berat ringan dan kelas berat. Henry Cejudo, Amanda Nunes, Georges St-Pierre, hingga Jon Jones juga berhasil membuktikan bahwa mereka mampu menjadi juara di lebih dari satu divisi.
Teranyar, Islam Makhachev yang sebelumnya merupakan juara kelas ringan UFC, memutuskan naik ke kelas welter. Langsung berhadapan dengan juara bertahan kelas welter, Jack Della Maddalena, dia pun meraih kemenangan mutlak dan berhasil menambah koleksi sabuk, juara divisi berbeda.
Alex Pereira pun bukan lah petarung UFC yang gagal total. Sebelumnya, usai menaklukkan divisi kelas menengah UFC, dia memutuskan untuk naik ke kelas berat ringan dan berhasil meraih gelar juara.
Keberhasilan para petarung tersebut justru memperlihatkan betapa sulitnya pencapaian itu diraih. UFCFreedom 250 menjadi pengingat bahwa naik satu tingkat divisi bukan sekadar soal keberanian. Banyak juara hebat telah mencobanya dan gagal. Kini, Alex
Pereira menjadi anggota terbaru dalam daftar panjang petarung elite yang mendapati bahwa menaklukkan kelas baru sering kali jauh lebih sulit daripada mempertahankan takhta yang sudah dimiliki.
Sumber: MMA Fighting, UFC Stats, ESPN MMA, UFC History Archives.
Pelatih GSP Sebut Islam Makhachev sebagai GOAT UFC Usai Kalahkan Ian Garry
Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027
5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev
Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330
Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi