Swiss Hancurkan Bosnia, Kanada Pesta Gol atas Qatar di Piala Dunia 2026
Swiss vs Bosnia & Herzegovina 4-1: Dominasi Akhir Laga Tentukan Kemenangan
Baca Juga:
Swiss harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk benar-benar memecah kebuntuan dalam laga melawan Bosnia & Herzegovina. Setelah babak pertama berjalan ketat tanpa gol, pertandingan berubah drastis di babak kedua.
Kebuntuan akhirnya pecah lewat aksi pemain muda Johan Manzambi yang masuk dari bangku cadangan dan langsung memberi dampak besar. Gol cepatnya di menit ke-74 membuka jalan bagi dominasi Swiss.
Ruben Vargas (menit ke-84), Johan Manzambi (menit ke-90) selanjutnya berturut-turut menciptakan gol tambahan. Atmosfer SoFi Stadium , California, Jumat (19/6/2026) dini hari WIB tak bersahabat untuk pasukan Bosnia & Herzegovina.
Situasi semakin sulit bagi Bosnia setelah mereka kehilangan satu pemain akibat kartu merah yang membuat organisasi pertahanan mereka runtuh. Bosnia yang kalah jumlah pemain sempat mencetak gol hiburan di akhir laga l, namun tidak cukup untuk menghentikan laju Swiss yang tampil lebih klinis dan disiplin di lini tengah. Tambahan eksekusi penalti Granit Xhaka melengkapi kemenangan tim besutan Murat Yakin.
Hasil ini membuat Swiss semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup B dan hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk memastikan lolos ke fase berikutnya.
Kanada vs Qatar 6-0: Ledakan Serangan The Canucks
Di pertandingan lainnya di BC Place, Jumat (19/6/2026) pagi WIB, Kanada tampil luar biasa di depan publik sendiri saat menghadapi Qatar. Sejak menit awal, tim asuhan Jesse Marsch langsung menekan dan mendominasi penguasaan bola.
Jonathan David menjadi bintang utama dengan hattrick yang menunjukkan ketajaman kelas dunia. Serangan Kanada tidak berhenti di situ, karena Cyle Larin, Nathan Saliba, serta satu gol bunuh diri dari pemain Qatar memperbesar keunggulan menjadi 6-0.
Qatar semakin terpuruk setelah harus bermain dengan sembilan hingga sepuluh pemain akibat kartu merah yang mereka terima di tengah pertandingan. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan keluar dari tekanan Kanada yang terus menyerang tanpa henti.
Meski kemenangan ini menjadi sejarah sebagai salah satu hasil terbesar Kanada di Piala Dunia, laga tersebut juga diwarnai cedera serius yang menimpa gelandang Ismaël Koné akibat duel keras di lini tengah.
Dengan hasil ini, persaingan Grup B semakin menarik:
Swiss semakin dekat ke babak 32 besar dengan performa stabil.
Kanada bangkit dan menunjukkan potensi sebagai tim kejutan.
Bosnia masih punya peluang namun wajib menang di laga terakhir.
Qatar berada di posisi sulit setelah dua kekalahan telak.
Sumber: Reuters, The Guardian
Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao
Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus
Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih
Real Madrid Percaya Diri Rekrut Rodri, Kapten Spanyol Disebut Sudah Masuk Kerangka Tim
50 Laga Tanpa Kekalahan, Timnas Spanyol Cetak Rekor Tak Tertandingi