Inggris Rebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026, Bungkam Prancis 6-4 dalam Duel 10 Gol
Kitakininews.co.id - Timnas Inggris menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara spektakuler. The Three Lions mengalahkan Prancis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu (18/7) waktu setempat atau Minggu (19/7/2026) dini hari WIB. Kemengan itu sekaligus mencatatkan finis terbaik mereka di Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966.
Baca Juga:
Pertandingan berlangsung luar biasa dramatis dengan total 10 gol tercipta. Bukayo Saka tampil sebagai bintang lapangan lewat torehan hattrick, sementara Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris pada masa injury time. Di kubu Prancis, Kylian Mbappe mencetak dua gol dan memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Pasukan Thomas Tuchel langsung menekan sejak peluit awal. Hasilnya, Declan Rice membuka keunggulan Inggris saat laga baru berjalan tiga menit.
Kepercayaan diri Inggris semakin meningkat. Ezri Konsa menggandakan keunggulan pada menit ke-18 sebelum Bukayo Saka mencetak dua gol beruntun pada menit ke-37 dan 45+1. Inggris menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0.
Prancis tidak menyerah begitu saja setelah turun minum. Kylian Mbappe memperkecil ketertinggalan pada menit ke-48 sebelum Bradley Barcola kembali membuka harapan Les Bleus melalui gol pada menit ke-54.
Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66 sehingga skor berubah menjadi 4-3 dan membuat pertandingan kembali hidup. Gol tersebut sekaligus mengantarkan kapten Prancis itu menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 22 gol.
Saat momentum mulai berpihak kepada Prancis, Inggris memperoleh hadiah penalti pada menit ke-87. Bukayo Saka yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk melengkapi hattrick sekaligus membawa Inggris unggul 5-3.
Drama belum berakhir. Ousmane Dembele mencetak gol pada menit 90+6 sehingga Prancis kembali memperkecil kedudukan menjadi 5-4.
Namun hanya dua menit berselang, Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris lewat gol pada menit 90+8 setelah memanfaatkan serangan balik cepat. Skor 6-4 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Usai pertandingan, Thomas Tuchel memuji respons anak asuhnya setelah kegagalan di semifinal.
"Kami meminta para pemain menunjukkan karakter setelah kekalahan yang menyakitkan. Mereka merespons dengan cara yang luar biasa dan mengakhiri turnamen dengan kemenangan penting," ucapnya.
Kemenangan tersebut juga memastikan Inggris meraih hasil terbaik mereka di Piala Dunia dalam enam dekade terakhir. Bagi Prancis, kekalahan ini menjadi penutup perjalanan Didier Deschamps sebagai pelatih tim nasional setelah memimpin Les Bleus selama 14 tahun.
Meski gagal membawa pulang medali perunggu, Deschamps tetap mendapat penghormatan dari para pemain dan suporter atas kontribusinya mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018 serta membawa Prancis tampil di tiga semifinal Piala Dunia secara beruntun.
Laga ini akan dikenang sebagai salah satu pertandingan perebutan tempat ketiga paling menghibur dalam sejarah Piala Dunia. Sepuluh gol, dua hattrick yang nyaris tercipta dari kedua kubu, rekor baru Mbappe, dan penampilan gemilang Bukayo Saka menjadikan duel di Miami tersebut sebagai penutup yang spektakuler bagi perjalanan Inggris dan Prancis di Piala Dunia 2026.
Sumber: The Guardian, Reuters
Luis de la Fuente Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Kami Seharusnya Menang Jauh Lebih Cepat
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Pertahanan Terbaik, Hanya Sekali Kebobolan
Spanyol Juara Piala Dunia 2026! Ferran Torres Jadi Pahlawan Tumbangkan Argentina
Nobar Final Piala Dunia 2026, Fans Argentina dan Spanyol Saling Senggol
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Ketajaman Bertemu Benteng Terkuat Dunia