Jean Silva vs Jose Miguel Delgado: Duel Panas Noche UFC di Glendale
Kitakininews.co.id - NocheUFC kembali menghadirkan pertarungan utama yang menjanjikan aksi eksplosif. Jean Silva akan berhadapan dengan Jose Miguel Delgado dalam duel kelas bulu di Desert Diamond Arena, Glendale, Arizona, Sabtu (12/9/2026) malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB.
Baca Juga:
Pertarungan ini menjadi semakin menarik karena Delgado masuk sebagai pengganti Yair Rodriguez yang mundur akibat cedera. Petarung asal Arizona itu menerima kesempatan tersebut dalam waktu singkat dan langsung mendapatkan panggung terbesar dalam karier UFC-nya.
Silva datang sebagai petarung peringkat keenam kelas bulu. Ia memiliki rekor 6-1 di UFC (17-3-0) dan baru saja bangkit melalui kemenangan atas Arnold Allen pada Januari. Sementara Delgado, kendati belum masuk peringkat, tetapi memiliki catatan 4-1 di UFC dan sedang berada dalam tren positif setelah menang atas Andre Fili serta Austin Bashi. UFC menilai duel ini memiliki potensi besar menjadi pertarungan yang berlangsung keras sejak ronde pertama.
Silva bahkan tidak memperkirakan pertarungan berlangsung lama. Dalam wawancara jelang laga, petarung Brasil tersebut mengatakan, dia akan berupaya menyelesaikan pertarungan sebelum ronde ketiga.
"Saya tidak melihat pertarungan ini berlangsung melewati ronde ketiga," ucapnya.
Sebelumnya Silva juga menyampaikan harapan agar pertarungan berlangsung setidaknya dua ronde.
"Saya berharap kami bisa bertarung dua ronde," ujarnya kepada UFC.
Ia juga menyindir Delgado yang menurutnya bukan petarung kelahiran Meksiko, sembari mengatakan dirinya akan menjadi wakil Meksiko dalam perayaan Noche UFC.
Delgado tidak kalah percaya diri. Dalam media day, ia mengakui Silva adalah lawan yang memang ingin dihadapinya karena gaya bertarung sang petarung Brasil.
"Dia orang gila. Dia orang gila dan dia melepaskan pukulan. Dan saya menyukainya," kata Delgado. Ia menegaskan hanya ingin menghadapi petarung berbahaya yang membuatnya merasakan tekanan sebelum pertarungan.
Delgado juga menggambarkan kesempatan tersebut sebagai hasil dari perjalanan panjang. Ia menyebut kesempatan tampil sebagai main event merupakan buah dari 18 tahun kerja keras.
"Saya telah mendedikasikan hidup saya untuk ini. Ini 18 tahun kerja keras dalam prosesnya. Ini adalah kerja keras seumur hidup," ujar Delgado.
Tekanan juga datang karena ini merupakan pengalaman pertama Delgado menjalani pertarungan lima ronde. Ia mengaku ketika mendapat panggilan UFC, hal pertama yang terlintas di pikirannya adalah meningkatkan kondisi fisik.
"Saya bilang, saya harus mulai berlari. Saya harus meningkatkan kardio," katanya.
Namun Delgado justru melihat tekanan tersebut sebagai motivasi. Ia ingin membuktikan dirinya pantas berada di level tertinggi.
Sementara Silva memiliki pengalaman lebih banyak dalam pertandingan besar dan menjadi favorit berdasarkan posisi ranking. Delgado memiliki keuntungan berupa postur, jangkauan serta dukungan publik Arizona. UFC mencatat Delgado memiliki keunggulan tinggi dan reach yang dapat menjadi faktor penting dalam pertarungan.
Agresivitas Jean Silva dan Delgado yang siap meladeni pertukaran serangan, duel ini berpotensi menjadi salah satu pertarungan paling menarik di Noche UFC. Silva mengincar kemenangan untuk semakin dekat dengan perebutan sabuk kelas bulu, sedangkan Delgado memiliki kesempatan mengubah peta persaingan hanya dengan satu kemenangan besar di depan publiknya sendiri.
Sumber: UFC, Sherdog, cagesidepress.com
Justin Gaethje Bela Islam Makhachev: Tak Peduli Disukai atau Tidak, Dia Memang Pemenang
Michael Venom Page Buka Suara Usai Dicoret UFC, Siap Hadapi Tantangan Baru
Evloev Beri Peringatan Keras untuk Volkanovski Jelang UFC 333 Abu Dhabi
Pernyataan Pada Akun Tiktok "Winda Dijual Ke Wakapolda" Didalami Polda Sumut
Gila! Bilal Hasan Pukul KO Rojas di Ronde ke-2 di Debut UFC